img-pahlawan-nyamuk

Serangga Penggigit

Telepon kami untuk penawaran gratis di 0800 1 333 777  atau Hubungi kami

Lebih dari 45 tahun melindungi properti di seluruh Indonesia dari serangan hama

Seluruh teknisi kami telah terlatih dan berlisensi dalam menangani masalah hama

Menerapkan penanganan yang inovatif dan berbeda dalam menyelesaikan masalah hama secara efektif

Mencegah dan Mengobati Gigitan Serangga

Serangga penggigit memperoleh makanan dari manusia dan hewan dengan cara menusuk kulit mereka untuk menghisap darah. Mereka aktif mencari makanan dengan menggunakan berbagai indera mereka, seperti indera perasa, indera penciuman, dan indera penglihatan untuk menemukan inang yang cocok. Beberapa serangga makan dengan cepat dan setelah itu pergi, sedangkan yang lainnya lebih memilih untuk menemukan area-area tersembunyi di dalam tubuh untuk tinggal sampai mereka membesar dan hanya akan pergi ketika mereka sudah kenyang menghisap darah.

Dalam memperoleh makanannya serangga penggigit akan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan seperti gatal-gatal, peradangan, bekas gigitan yang menyakitkan, dan juga dapat menularkan penyakit serius yang mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia.

Mengapa gigitan serangga terasa gatal?

Gigitan terasa gatal disebabkan oleh saliva atau air liur yang diinjeksikan serangga ketika menggigit Anda. 

Serangga penggigit mempunyai struktur mulut yang amat kompleks dan bervariasi antar spesies. Termasuk didalamnya terdapat bagian seperti jarum yang dapat menembus kulit dan bagian lain terlihat bergerigi seperti gergaji yang dipergunakan untuk menemukan pembuluh darah.

Mereka menyuntikan air liur yang mengandung anticoagulant dan anaesthetic. Anticoagulant mencegah darah yang dihisap menjadi beku dan anaesthetic berfungsi mengurangi rasa sakit akibat gigitan nyamuk sehingga anda tidak merasakannya. 

Ketika digigit nyamuk sistem kekebalan tubuh manusia mengeluarkan antibodi. Antibodi adalah protein dalam darah yang digunakan untuk melindungi tubuh dari benda asing, seperti bakteri atau virus. Ketika antibodi bereaksi maka akan menimbulkan peradangan dan gatal-gatal pada kulit manusia.

Bagian mulut dari nyamuk betina.

Legend:
a — antena
c — compound eye
lb — labium
lr — labrum
md — mandibles
mx — maxillae
hp — hypopharynx

Source: Wikimedia commons: Xavier Vázquez.

Reaksi terhadap gigitan

Reaksi orang terhadap gigitan dapat berbeda-beda tergantung pada kepekaan sistem kekebalan tubuh mereka serta apakah mereka sudah pernah digigit sebelumnya. 

Diperlukan waktu beberapa jam atau beberapa hari sampai munculnya gatal-gatal atau kemerahan setelah digigit sehingga sulit untuk mengetahui jenis binatang apa yang menggigit Anda. Dalam hal ini, Anda memerlukan faktor-faktor identifikasi lainnya untuk dapat mengetahui binatang yang menggigit anda.

Kutu

Kutu adalah serangga tidak bersayap yang dapat mencapai panjang sekitar 3-4 mm ketika dewasa. Serangga ini sangat lincah dan dikenal sebagai serangga yang lihai meloncat.

Jika dibandingkan dari ukurannya, kutu termasuk binatang yang dapat meloncat lebih jauh dibandingkan binatang lain. Mereka dapat dengan cepat menyebar ketika berada dalam suatu bangunan.

Ada beberapa jenis kutu yang dapat mempengaruhi manusia, binatang peliharaan, dan binatang pada umumnya, di lingkungan tempat tinggal kita. Mereka cenderung memilih binatang tertentu sebagai inang nya, dan menggigitnya terlebih dahulu untuk memastikan apakah inang nya sudah cocok untuk ditinggali.

Beberapa hewan yang dapat menulari kutu kepada manusia:

  • Kucing
  • Anjing
  • Tikus
  • Rubah
  • Burung
  • Kelinci

Lihat keterangan mengenai berbagai spesies di halaman khusus untuk kutu.

Gigitan kutu

Gigitan kutu mirip dengan gigitan serangga lainnya, akan tetapi ada beberapa ciri khas yang dapat membedakannya.

Bagaimana mengenali gigitan kutu : 

  • Bintik hitam kecil yang di sekitarnya terlihat kemerahan, dengan bengkak yang tidak besar dibandingkan gigitan serangga lainnya. 
  • Gigitan kutu biasanya terlihat disekitar bagian kaki. 
  • Gigitan biasanya langsung terasa. Seekor kutu dapat menggigit beberapa kali di titik yang sama. 
  • Gigitan kutu biasanya tidak benar-benar menyakitkan namun dapat berakibat sangat gatal. 

Bagaimana mengobati gigitan kutu: 

  • Jangan menggaruk bekas gigitan karena dapat mengakibatkan luka lebih besar. 
  • Basuh bekas gigitan dengan sabun dan air hangat. 
  • Oleskan antiseptic di bekas gigitan untuk menghindari resiko infeksi. 
  • Segera kompres dengan es untuk mencegah bengkak. 
  • Minum obat dengan kandungan antihistamin untuk mencegah rasa gatal dan alergi.

Penyakit akibat kutu

Mendapat gigitan oleh kutu dapat menyebabkan penyakit yang berbahaya. 

Penyakit yang disebabkan oleh kutu

  • Bubonic plague 
  • Murine typhus 
  • Tungiansis Tularemia 

Ketahui lebih jauh mengenai serangga pembawa penyakit

Nyamuk

Ada lebih dari 3,500 spesies nyamuk yang dikenal di seluruh dunia dan sejumlah besar menularkan berbagai penyakit kepada lebih dari 700 juta orang per tahun, mengakibatkan setidaknya 2 juta kematian.

Nyamuk jantan vs nyamuk betina

Hanya nyamuk betina yang menghisap darah, mereka memiliki bagian mulut khusus yang dapat menembus kulit hewan, meskipun demikian mereka juga dapat memperoleh makanan dari tanaman buah yang lembut. 

Bagian mulut pada nyamuk jantan hanya disesuaikan untuk menghisap sari tumbuhan serta tanaman buah dan tidak bisa digunakan untuk menembus kulit. Adalah nyamuk betina yang menularkan penyakit kepada manusia dan hewan. 

Nyamuk betina dapat menemukan inang nya dengan cara merasakan adanya karbondioksida yang dihembuskan dari nafas, keringat, bau tubuh, serta cenderung untuk makan saat sore dan malam hari meskipun ada beberapa pengecualian.

Gigitan Nyamuk

Gigitan nyamuk ditandai dengan rasa gatal dan bentol pada kulit, dengan jenis benjolan yang berbeda sesuai dengan imunitas atau daya tahan masing-masing orang.

Bagaimana mencegah gigitan nyamuk:

  • Menutup kulit terbuka: mengenakan pakaian lengan panjang, celana panjang, alas kaki dan topi. 
  • Hindari warna cerah: warna cerah dapat menarik datangnya nyamuk. 
  • Hindari pemakaian aroma yang kuat: aroma kuat yang ditimbulkan oleh parfum dan deodoran dapat menarik datangnya nyamuk; gunakan obat anti nyamuk dari bahan gel maupun spray yang mengandung DETT atau berbagai jenis obat anti nyamuk yang dapat dipergunakan dipermukaan kulit; menggunakan obat nyamuk bakar maupun membakar lilin yang beraroma minyak sereh juga dapat membantu mengusir datangnya nyamuk. 
  • Cegah genangan air: nyamuk dapat berkembang biak dalam genangan air yang tenang. Oleh sebab itu, hindari adanya air tergenang di dalam rumah, jangan lupa untuk menututup penampungan air agar terhindar dari sarang nyamuk. 
  • Jangan menanam tumbuhan lebat: bila area dirumah anda tidak ingin menjadi sarang nyamuk maka hindarilah menanam tumbuhan lebat yang akan menjadi sarang nyamuk. 
  • Gunakan kelambu: jika anda berada dalam ruang tidur yang terbuka, gunakanlah kelambu untuk mencegah nyamuk mendekati anda.

Bagaimana mengobati gigitan nyamuk

Gigitan nyamuk cdapat diobati dengan beberapa langkah sederhana:

  • Bersihkan bekas gigitan dengan menggunakan sabun dan air: bersihkan dengan segera bekas gigitan nyamuk dengan sabun dan air. 
  • Gunakan kompres dingin: pembengkakan dapat dikurangi dengan segera mengompres bekas gigitan nyamuk memakai kompres dingin. 
  • Gunakan obat alergi: gatal dan bengkak dapat diredakan dengan krim yang mengandung antihistamine. Meminum obat anti alergi juga dapat mengurangi efek dari gigitan nyamuk. 
  • Jangan digaruk: hindari menggaruk yang dapat mengakibatkan luka infeksi.

Penyakit yang ditularkan nyamuk

Gigitan nyamuk dapat menyebarkan penyakit berbahaya diantaranya : 

  • Malaria 
  • Dengue 
  • Chikunguya 
  • Yellow Fever
  • Japanese encephalitis 
  • Lymphatic filariasis/ elephantiasis 

 Temukan lebih jauh mengenai penyakit yang ditularkan oleh nyamuk

Kutu Busuk

Anda dapat saja tidak sengaja membawa kutu busuk dari hotel, dimana kutu busuk tersebut dapat menyebar ke pakaian dan barang bawaan anda. Mereka juga dapat naik ke tempat tidur dan furnitur kemudian menyebar melalui bangunan dengan melewati celah-celah dinding, seperti kawat listrik atau pipa.

Gigitan Kutu Busuk

Kutu busuk cendrung untuk mencari makan pada malam hari, namun bila lapar mereka akan keluar mencari inang kapan saja. Mereka menemukan inang melalui serangkaian sensor yang dapat mendeteksi kehangatan, karbondioksida, dan bau badan.

Kutu busuk hanya perlu waktu 5-10 menit untuk melahap darah pada inang, dan menghabiskan waktu kurang dari 20 menit jika tidak ada gangguan ketika makan. Segera setelah selesai makan, mereka kembali ke tempat persembunyian/ sarang. 

Bagaimana mengenali gigitan kutu busuk

  • Benjolan kecil dan datar pada kulit. 
  • Pada gigitan yang terjadi beberapa kali biasanya membentuk sebuah garis pada permukaan kulit dan terjadi seringkali di lengan atau kaki. 
  • Beberapa gigitan kutu busuk yang terjadi di sekujur tubuh menandakan serangan gigitan berulang.

Bagaimana menangani gigitan kutu busuk

Kutu busuk tidak membawa penyakit dan hanya memerlukan pengobatan untuk mencegah rasa gatal dan peradangan. Gigitan yang menyebabkan rasa gatal yang hebat dapat diobati dengan berbagai macam obat gatal maupun alergi yang banyak terdapat di apotek.Jika terjadi peradangan lebih baik berobat ke dokter untuk mendapatkan pertolongan dengan segera. Banyak juga orang yang tidak merasakan dampak akibat gigitan kutu busuk dan tidak memerlukan pertolongan lebih lanjut. 

Bagaimana mencegah gigitan kutu busuk. 

Jika anda merasa khawatir kutu busuk akan terbawa sekembalinya dari perjalanan jauh, maka lakukan langkah berikut untuk mencegah kutu busuk menyerang seisi rumah anda : 

  • Taruh terlebih dahulu koper anda di garasi atau kamar mandi. Kutu busuk tidak menyukai permukaan yang terbuat dari ubin maupun beton, selain itu akan lebih mudah memantau mereka dibandingkan menaruh koper dan bawaan anda di atas karpet. 
  • Segera lepaskan dan pisahkan pakaian untuk dicuci sekembalinya dari perjalanan. 
  • Cuci atau dry clean pakaian dalam temperatur panas. Kutu busuk tidak menyukai temparatur panas. 
  • Vakum rumah anda dan furniture yang anda miliki secara menyeluruh. Ini akan mengurangi potensi keberadaan kutu busuk mulai dari telur maupun induk dewasa.

Khawatir dengan keberadaan kutu busuk di hotel anda? Lakukan langkah berikut untuk mencegah mereka menggigit tamu anda: 

  • Latih karyawan hotel untuk mengenali potensi dan ciri-ciri kutu busuk
  • Pastikan selalu untuk memeriksa keberadaan kutu busuk ketika sedang membersihkan ruangan.

Pencegahan Kutu Busuk dengan Panas

Pelajari lebih lanjut mengenai pencegahan kutu busuk dengan panas

Lalat

Midges dan gnats

Midges dan gnats merupakan istilah umum untuk jenis lalat, bersamaan dengan jenis lalat pasir dan lalat hitam. Kebanyakan mereka berada di dalam air selama proses pembentukan larva.

Lalat Penggigit

Penting untuk diketahui bahwa tidak semua lalat dapat menggigit, beberapa diantaranya hidup tanpa menggigit manusia. Akan tetapi, ada beberapa spesies lalat yang menghisap darah untuk bertahan hidup, mereka adalah : 

  • Lalat Pasir (Sandfly) 
  • Lalat Hitam (Blackfly) 
  • Lalat Kuda (Horse fly) 
  • Highland midge

Bagaimana menangani gigitan lalat 

Cuci bekas gigitan dengan sabun dan air hangat.
Setelah di cuci, semprotkan spray atau oleskan krim antiseptik pada bekas gigitan.
Kompres dengan es selama 15 menit, lakukan berulang kali.
Jangan menggaruk bekas gigitan agar tidak melukai kulit.

 

Gigitan yang disebabkan oleh Lalat Kuda dapat melukai dan mengeluarkan darah. Setelah dibersihkan, tutup luka tersebut dengan plester. Namun jika darah tidak berhenti keluar, anda harus menghubungi dokter segera. 

Bagaimana mencegah gigitan lalat

  • Sebisa mungkin untuk menghindari aktifitas outdor pada siang hari dimana lalat penggigit senang berkumpul. 
  • Gunakan pakaian lengan panjang ketika keluar rumah. 
  • Gunakan krim anti serangga ketika berpergian keluar rumah. 
  • Kosongkan tempat sampah, dan bersihkan langsung peralatan makan sehabis digunakan. Karena lalat tertarik dengan bau busuk. 
  • Rapatkan selalu jendela dan pintu untuk mencegah lalat masuk.

Temukan Cabang Terdekat Kami

Kutu Manusia

Kutu Rambut

Kutu Rambut berikut telurnya adalah spesies tunggal dari serangga kecil yang tidak bersayap, Pediculus Humanus Capitis. Kutu ini hidup di kepala manusia dan mendapatkan makanan dari darah yang dihisap di kepala manusia. Kutu ini tidak dapat melompat namun bisa merangkak menuju orang terdekat. Meskipun kutu rambut ini hidup di kepala manusia yang mempunyai rambut, namun kasus kutu rambut lebih banyak ditemukan pada anak-anak. Kutu rambut tidak dianggap berbahaya karena mereka belum diketahui membawa penyakit dan lebih dianggap sebagai masalah kecantikan. Mereka menimbulkan gatal pada kulit kepala, dan efek menggaruk kepala dapat menimbulkan infeksi lebih lanjut. 

  • Kutu dewasa mempunyai panjang 3mm dan berwarna abu-abu sampai mereka menghisap darah dan berubah menjadi kemerahan. 
  • Kutu betina menelurkan 3-4 telur perhari dekat pangkal rambut, dan menempelkan telur mereka pada batang rambut. Telur ini berbentuk oval dan memiliki panjang kurang dari 1mm, mereka terlihat transparan sampai menetas dan akan berubah menjadi putih setelahnya. Telur dapat menetas kurun waktu 6-9 hari, dan cangkangnya akan teteap tinggal di dalam rambut. Ke enam kaki pada kutu rambut mempunyai cakar yang berguna untuk dipakai merayap pada kulit kepala. 

Mengetahui keberadaan kutu rambut 

Kutu rambut biasa ditemukan di bagian rambut dekat telinga dan tengkuk leher. 

Sisa telur dari kutu rambut yang berwarna putih dapat dilihat menempel di rambut. 

Kutu dapat disisir ke selembar kertas putih menggunakan sisir khusus yang berjarak sangat rapat untuk menjebak kutu 

Mengobati kutu rambut 

Mengulangi penggunaan sisir khusus dapat menghilangkan kutu, akan tetapi bila sudah parah hanya dapat dihilangkan secara efektif dengan menggunakan shampo dan lotion yang bisa dipatkan dari apotek.Namun produk-produk ini mengandung bahan kimia sehingga harus berhati-hati menggunakannya terutama pada anak-anak.

Kutu Tubuh

Kutu badan (Pediculus humanus humanus) tidak berbeda dari kutu rambut, namun biasanya hidup dalam pakaian.

Mereka diduga telah berevolusi dari kutu rambut sekitar 100.000 tahun yang lalu, yaitu sekitar waktu ketika manusia menciptakan pakaian.

  • Kutu dewasa mempunyai panjang 2.5 - 3.5 mm dengan 6 kaki dan tubuh yang berwarna abu-abu. 
  • Telur menempel pada pakian dan kulit, seringkali ditemukan disekitar pinggang dan ketiak. 
  • Kutu dewasa harus secara rutin menghisap darah atau akan mati dalam beberapa hari dalam suhu ruangan jika mereka jauh dari inang. 
  • Kutu dapat dicegah dengan mencuci pakaian dalam air hangat.

Penyakit Tifus 

Kutu tubuh dapat menyebabkan penyakit tifus (Rickettsia prowazekii) dan Murine tifus (Rickettsia typhi). Epidemic tifus menjadi penyebab dari jutaan kematian yang tercatat dalam sejarah ketika terjadi perang dengan korban tentara dan para tawanan. 

Bagaimana Penyebaran Tifus 
Kutu menyebarkan penyakit dengan cara menghisap darah manusia yang telah terinfeksi dan memindahkannya pada orang lain. Bakteri menginfeksi dan masuk kedalam darah manusia melalui luka gigitan ketika feses kutu maupun tubuh mereka terjepit di kulit. Infeksi juga dapat terjadi karena manusia menghirup partikel udara dan masuk kedalam membran mukosa mulut dan mata. 

Bartonellosis 

Kutu tubuh adah penyebab utama dari penyebaran bakteri B. Pada waktu Perang Dunia I bakteri ini telah menyebabkan epidemi Quintana yang menimbulkan gejala trench fever. Penyakit tersebut telah menginfeksi pasukan baik sekutu maupun musuh. Pada saat ini penyebaran bakteri telah tercatat di banyak benua diantaranya : Eropa, Amerika Utara, Africa, dan China. Sementara itu, serangga pengigit yang lain juga menjadi perantara dari infeksi ini.

Kutu kemaluan

Kutu kemaluan (Pthirus pubis) secara khusus meminum darah dan hanya ditemukan pada manusia. Kutu ini berbeda dengan 2 tipe kutu manusia dalam segi wujudnya yang mana kutu ini mempunyai badan yang pendek dan bulat. Biasanya ditemukan di rambut kemaluan atau rambut kasar lainnya seperti bulu mata, jenggot, dan kumis. Disebarkan terutama melalui kontak dekat, aktifitas seksual dan berbagi penggunaan handuk, pakaian, dan kasur.

Kutu Triatomine

Kutu Triatomine membawa protozoa berupa, Trypanosoma cruzi yang menyebabkan penyakit Chagas yang juga dikenal dengan sebutan penyakit American trypanosomiasis.

Penyakit Chagas

Penyakit Chagas ini diklasifikasikan WHO sebagai penyakit tropis yang kerap dilupakan, dengan jumlah korban 8 juta orang terinfeksi di seluruh dunia dan diperkirakan 10,000 kematian disebabkan oleh komplikasi penyakit ini.

Terdapat 150 spesies kutu dan lebih dari 100 spesies mamalia yang membawa parasit ini sehingga dianggap tidak mungkin untuk membasmi penyakit ini.

Awalnya ini merupakan penyakit daerah pedalaman yang dipicu perubahan sosial ekonomi, deforestasi, migrasi dan urbanisasi dimana menurut WHO hal tersebut telah menyebabkan penyakit chagas menyebar lebih luas, dan penyakit ini semakin banyak terdeteksi di negara-negara bukan endemik.

Kutu triatomine pada fase nimfa dan dewasa

Fase nimfa dan dewasa pada kutu triatomine Rhodnius prolixus Sumber:Wikimedia Commons: Thierry Heger

Gigitan

Gigitan dari kutu triatomine dapat meliputi area terbuka seperti wajah. Namun sebetulnya gigitan tersebut tidak menimbulkan penyakit. Setelah makan, kutu akan mengeluarkan protozoa pada kulit manusia, dan ketika seseorang tidak sengaja mengusap kulit mereka, ini akan membuat protozoa terbawa ke dalam bekas gigitan kulit yang luka, bahkan dapat tertular melalui mata, ataupun mulut. 

Kutu dewasa baik jantan maupun betina beserta nimfa adalah kutu yang menghisap darah dan merupakan pembawa parasit di kotoran mereka.

Pengendalian

Kutu tinggal di dalam celah-celah dan retakan dari konstruksi rumah yang rendah kualitasnya, dimana mereka bersembunyi selama siang hari dan muncul pada malam hari untuk mencari makan. Kotoran kutu yang masih baru mengandung parasit hidup, sehingga infeksi juga dapat terjadi setelah menyentuh area dimana mereka membuang kotoran. 

Menyemprot interior rumah dengan insektisida, melapisi dinding untuk menutup celah kutu, memakai kelambu, dan menjaga kebersihan tangan merupakan berbagai macam cara untuk mencegah kutu secara efektif.

Kutu dewasa dan nimfa

Foto: Kutu dewasa dan nimfa dengan tanda kotoran yang jelas di dinding, di sebuah rumah di Mexico. Sumber: WHO (kampanye penyakit Chagas), Isaias Montilla.

Ngengat

Dari sekitar 160,000 spesies ngengat, hanya ada satu genus yaitu Calyptra yang dapat menggigit hewan untuk meminum darahnya. 

Terdapat sekitar 19 spesies ngengat yang biasanya disebut ngengat vampir, namun hanya ada satu spesies yang diketahui mempunyai kemampuan menembus kulit manusia, yaitu Calyptra thalictri. 

Tidak seperti nyamuk, hanya ngengat jantan yang diketahui mempunyai kemampuan meminum darah. 

Terdapat beberapa laporan mengenai ngengat menggigit manusia dan kasus ngengat yang meminum darah manusia yang diketahui berasal dari uji coba yang dilakukan oleh ilmuan Rusia Vladimir Kononenko pada tahun 1999. 

Ngengat ini adalah spesies asli daerah kepulauan terpisah seperti Indonesia, The Ural (kazakhstan, Rusia), Amerika Selatan 

Pada tahun 2007, beberapa suratkabar melaporkan keberadaan ngengat di Finlandia dan Swedia. Hal ini diperkirakan tidak menimbulkan resiko apapun bagi manusia.

Arakhnida

Arakhnida merupakan kelas terpisah dari pengelompokkan serangga dalam klasifikasi hewan, mereka dibedakan karena mempunyai 8 kaki dan memiliki 2 bagian tubuh yaitu abdomen dan sefalotoraks. 

Kelompok ini mudah dibedakan dari serangga yang mempunyai 6 kaki, 3 bagian tubuh (kepala, dada, perut), dan sepasang antena. Kedua kelompok ini berada dalam divisi Artropoda yang bagaimanapun terdiri dari hewan yang mempunyai eksoskleton. 

Arakhnida ini terdiri dari berbagai jenis yang dapat menjadi hama bagi manusia diantaranya adalah : kutu, tungau, kalajengking, dan laba-laba.

Kutu

Terdapat 900 spesies kutu yang semuanya adalah parasit yang memperoleh makanan dari meminum darah mamalia, burung, dan sedikit dari beberapa jenis spesies reptil meupun amfibi.

Kebiasaan

Kutu mendiami area rumput yang luas atau daerah hijau yang lebat. Mereka dapat merasakan sebuah inang dengan mendeteksi nafas, bau badan, panas tubuh, kelembaban, dan getaran melalui organ sensorik yang ada pada sepasang kaki pertama mereka. 

Kutu tidak mencari inang melainkan hanya berbaring menunggu, naik ke atas rumput atau ke tepi daun dan mengangkat sepasang kaki mereka untuk menunggu inang tyang lewat, metode ini disebut dengan ""questing"" / ""pencarian""'. Mereka dapat merangkak di sekitar inang untuk mencari area yang mereka sukai untuk dihisap darahnya. Mereka biasanya menyukai kulit yang lembut.

Kutu pada batang rumput

Sebuah kutu pada batang rumput dengan kaki yang diperpanjang dalam posisi ""questing "" / ""pencarian"". Sumber: Wikimedia Commons: Mcvoorhis https://commons.wikimedia.org/wiki/File:20140704-TickWaitingOnGrassBlade-CentralMA-USA.JPG

Bagaimana mencegah gigitan kutu 

Anda dapat mengambil tindakan untuk mengurangi potensi hama kutu: 

  • Hindari rumput panjang dan area yang rimbun serta jauhkan binatang peliharaan anda dari area tersebut. 
  • Pangkas tanaman rimbun di sekitar area properti anda. 
  • Jauhi binatang yang berpotensi menjadi inang dari kutu, seperti binatang tupai, tikus, dan rusa. Rusa dapat menjadi inang dari kutu yang menyebabkan penyakit Lyme. 
  • Gunakan obat serangga yang mengandung DEET, yang juga dapat membasmi kutu. 
  • Masukan celana panjang anda kedalam sepatu boot maupun kaos kaki untuk mencegah kutu hinggap di kulit anda. 
  • Periksa tubuh anda sesering mungkin jika berada dalam lingkungan dengan potensi keberadaan kutu yang tinggi, pakai lah selalu pakaian yang berwarna terang agar keberadaan kutu segera dapat di deteksi. 

Mengusir Kutu 

Penting untuk mengusir kutu secara tepat sehingga tidak meninggalkan bagian kutu yang dapat menginfeksi kulit. Hindari memencet kutu sehingga cairan tubuhnya keluar dan menginfeksi kulit. 

Bagaimana mengusir kutu: 
 

Pakailah sarung tangan atau gunakan kain/tisu untuk mencegah infeksi yang terjadi bila bersentuhan dengan kutu;
Gunakan pinset berujung halus atau alat pembasmi kutu komersial untuk menyingkirkan kutu;
Grab the tick as close as possible to the skin, to include the mouth parts if possible;
Gently pull the tick straight out until the mouth parts are removed;
Wash your hands with soap and water;
Clean the bite area with soap and water or an antiseptic; and
Seek medical attention if you cannot remove all of the tick from the skin.


Do not: 
 

twist the tick — this can break off the mouth parts and leave them in the skin; use any substance, such as alcohol, gels, ointment or petroleum jelly to try and make the tick drop off as this could make the tick regurgitate into the bite and cause infection; use a flame, which could also make the tick regurgitate, carrying diseases into the skin; scratch the bite because this will increase the risk of infection and cause further swelling.

Penyakit kutu

Kutu dapat membawa berbagai macam virus, bakteri, protozoa, dalam waktu yang bersamaan, dimana jika sudah terjadi infeksi akan membuat diagnosis dan pengobatan menjadi lebih sulit.

  • Lyme disease 
  • Tick borne encephalitis
  • Rocky Mountain Spotted Fever 
  • Ehrlichiosis 
  • Colorado Tick Fever 
  • Australian paralysis tick 
  • Crimean-Congo haemorrhagic fever

Temukan Cabang Terdekat Kami

Tungau

Tungau berhubungan erat dengan kutu. Terdapat hampir 50,000 spesies tungau yang diketahui, kebanyakan adalah mikroskopis yang menempati berbagai habitat yang beragam. Kebanyakan tungau adalah hama tumbuhan dan hewan seperti lebah dan burung namun hanya beberapa diantaranya yang menulari manusia. 

Tungau debu rumah tidak secara langsung menyasar manusia melainkan menyerang partikel kulit atau menempel pada hewan peliharaan. Tungau dan kotorannya dapat menyebabkan reaksi alergi ke beberapa orang, mirip dengan demam, asma, dan eksim.

Kudis

Tungau Kudis, dengan nama lain Sarcoptes Scabei adalah tungau parasit dengan panjang 0,55 mm yang berada pada lapisan luar kulit untuk mencari makan pada sel-sel kulit. Menghasilkan 10-25 telur yang menetas dan muncul dari kulit setelah 3-4 hari untuk menyebar ke berbagai bagian tubuh lainnya dan terus mengurangi siklus tersebut. 

Infeksi yang menimbulkan rasa gatal disebabkan oleh reaksi tubuh terhadap sekresi dari tungau. Gejala ini akan muncul dalam waktu 8 minggu. 

Kudis sangat menular. Orang yang tinggal di dalam rumah yang sama cenderung mudah terinfeksi. 

Pengobatan yang paling umum untuk kudis adalah pemakaian obat mengandung pestisida permetrin, malation, dan lindane. Namun obat-obatan tersebut dapat menyebabkan efek samping dan harus digunakan sesuai anjuran medis.

Penyakit Rickettsialpox

Penyakit rickettsialpox disebabkan oleh bakteri rickettsia akar yang dapat dibawa oleh tungau yang ada pada tikus. Mereka akan mencari inang baru, termasuk manusia ketika mereka mati secara alami atau ketika terkena dampak pengendalian hama. Infeksi ini dapat ditularkan oleh gigitan tungau. 

Penyakit riketsia dianggap sebagai penyakit ringan yang membutuhkan waktu 2-3 hari untuk pulih. Gejala utama adalah pembengkakkan disekitar gigitan yang muncul seminggu setelah gigitan, yang mana akan berubah menjadi koreng berkulit hitam.

Temukan Cabang Terdekat Kami