Spesies Hama Gudang

Hama Gudang (SPI) tidak hanya merusak makanan dan bahan mentah melainkan juga dapat mengkontaminasi produk-produk jadi, sehingga membuat mereka tidak layak untuk digunakan. Memahami tampilan, kebiasaan, dan siklus hidup dari hama gudang dapat membantu mengidentifikasi pengendalian hama gudanng yang paling efektif pada properti Anda.

Kumbang Bubuk Gabah

(Rhyzopertha dominica)

kumbang-gandum-sedikit

Tampilan

  • Kumbang dewasa panjangnya 2-3mm 
  • Berwarna merah-coklat atau coklat-hitam

Siklus Hidup

  • Betina memproduksi 200-500 telur. 
  • Pada suhu ideal 34°C dan Kelembaban Relatif (RH) 70%, pembentukan kepompong memakan waktu 3 hari. 
  • Pada suhu ideal 34°C dan Kelembaban Relatif (RH), siklus hidup berlangsung 3-4 minggu.

Kebiasaan

  • Telur diletakkan di celah-celah. 
  • Larva akan berada dalam biji-bijian untuk terus tumbuh. 
  • Larva berkembang lebih cepat pada gandum dibandingkan dalam tepung. 
  • Menjadi dewasa setelah mereka muncul. Umumnya ditemukan di gudang dan toko.

Kumbang Biskuit

(Stegobium paniceum)
gambar kumbang biskuit

Tampilan

  • Kumbang dewasa mempunyai panjang 2-3.5 mm. 
  • Berwarna coklat muda dan berbentuk oval. Antena berakhir dengan 3 segmen.

Siklus Hidup

  • Dewasa panjangnya 2-3,5 mm. 
  • Warna cokelat muda dalam warna dan bentuknya oval. 
  • Antena terbagi dalam 3 cabang.

Kebiasaan

  • Betina menghasilkan 20-100 telur. 
  • Telur memerlukan waktu sekitar 60-210 hari untuk berkembang menjadi dewasa dengan 1-4 generasi per tahun tergantung temperaturmya. 
  • Dewasa hidup selama 13-65 hari.

Kumbang rokok

(Lasioderma serricorne)
gambar kumbang rokok

Tampilan

  • Dewasa panjangnya 2-3mm. Berwarna coklat mudah sampai coklat kemerahan. 
  • Antenanya sekitar setengah dari panjang tubuh dan berbentuk bergerigi.

Siklus Hidup

  • Betina memproduksi 30-42 telur. 
  • Telur membutuhkan waktu 30-90 hari untuk berkembang, dengan 3-6 generasi yang tumpang tindih per tahun. 
  • Dewasa hidup 23-28 hari.

Kebiasaan

  • Larva menghasilkan sel fragmen makanan dan bahan limbah untuk menjadi kepompong. 
  • Kumbang dewasa aktif terbang terutama saat sore dan malam hari. 
  • Kumbang dewasa tidak makan melainkan larva lah yang melakukan kerusakan. 
  • Memakan tembakau, produk makanan kering, rempah-rempah, biji-bijian, dan bahan tanaman kering.

Kumbang Padi Karatan

(Cryptolestes ferrugineus)
gambar-kumbang-gandum-rata

Tampilan

  • Panjang kumbang dewasa 1.5-2.5 mm. 
  • Berwarna coklat kemerahan dengan tubuh yang tipis.

Siklus Hidup

  • Kumbang betina menghasilkan 200 telur. 
  • Pada temperatur ideal, siklus hidupnya sekitar 23 hari.

Kebiasaan

Kumbang dewasa berjalan dengan karakteristiknya yaitu gerakan berayun. 

Kumbang dewasa bersayap tapi jarang terbang. 

Memakan sereal, buah-buahan kering, dan material lainnya

Kumbang Butir Bergerigi

(Oryzaephilus surinamensis)
gambar kumbang gigi gergaji

Tampilan

  • Kumbang dewasa panjangnya 2.5-3mm. 
  • Disetiap sisi photrorax ada 6 gigi

Siklus Hidup

  • Kumbang betina memproduksi 45-285 telur per hari. 
  • Siklus hidupnya membutuhkan 30-50 hari.

Kebiasaan

  • Makanan dalam produksi masal. 
  • Kumbang dewasa bersayap tapi tidak terbang. 
  • Sering mengembara dari makanan ke dalam celah-celah, celah-celah dan ruang atap untuk menyembunyikan.

Kumbang Khapra

(Trogoderma granarium)
gambar-kumbang-khapra

Tampilan

  • Kumbang dewasa panjangnya 2-3 mm. 
  • Berwarna coklat tua dengan pola coklat muda di penutup sayap. 
  • Bentuknya oval.

Siklus Hidup

  • Kumbang wanita menghasilkan 35 telur. 
  • Membutuhkan waktu sekitar 1 bulan untuk menyeleesaikan siklus hidup.

Kebiasaan

  • Larva mambuat kerusakan paling banyak pada produk-produk gudang dengan mengelupaskan kulit dan memakan material-material. 
  • Kumbang dapat bertahan selama 9 bulan tanpa makanan. 
  • Biasanya ditemukan menginfestasi biji-bijian, sereal, dan kacang-kacangan.

Kumbang Kopra

(Necrobia rufipes)
gambar-kumbang-kopra

Tampilan

  • Kumbang dewasa panjangnya sekitar 3.5-7 mm. 
  • Berwarna hijau terang sampai kebiru-biruan dengan kaki berwarna merah.

Siklus Hidup

  • Kumbang betina memproduksi 30 telur per hari di dalam celah-celah ikan mentah. 
  • Kumbang dewasa tinggal selama 14 bulan.

Kebiasaan

  • Biasanya memakan kopra kering dan serangga lain yang tertarik pada makanan berjamur. 
  • Area yang dikerubungi seperti biji sawit, minyak sayur, rempah-rempah, ikan kering, dan produk daging lainnya. 
  • Kumbang dewasa lambat dalam terbang and akan menggigit manusia bila merasa terganggu.

Kumbang Padi

(Sitophilus granarius)

gambar-kutu-gudang-beras

Tampilan

  • Kumbang dewasa panjangnya 3-4.8 mm. 
  • Berwarna coklat kemerah-merahan hingga hitam.

Siklus Hidup

  • Kumbang betina menghasilkan telur di rongga biji gandum. 
  • Pada temperatur ideal (30°C), kumbang membutuhkan waktu 30 hari untuk menyelesaikan siklus hidup.

Kebiasaan

  • Kumbang dewasa yang baru muncul meninggalkan lubang besar yang kasar. 
  • Memakan biji-bijian dan produk-produk sereal keras seperti makaroni dan spageti.

Kutu Beras

(Sitophilus oryzae)
gambar bonggol beras

Tampilan

  • Panjang kumbang dewasa adalah 2.5-3.55 mm. 
  • Berwarna kehitaman dengan bintik-bintik kemerahan di bagian belakang perut. 
  • Mempunyai moncong panjang dan ramping.

Siklus Hidup

  • Kumbang betina memproduksi 300-400 telur. 
  • Membutuhkan waktu 32 hari untuk menyelesaikan siklus hidup. 
  • Kumbang dewasa hidup 3-6 bulan.

Kebiasaan

  • Kumbang betina membuat lobang di biji gandum untuk meletakkan telur dalam rongga. 
  • Tumbuh, makan, dan menjadi kepompong dalam biji gandum.

Kumbang tepung

(Tribolium castaneum)
gambar-kutu-tepung-merah-karat

Tampilan

  • Kumbang dewasa panjangnya 3-4 mm. 
  • Berwarna coklat kemerah-merahan.

Siklus Hidup

  • Dalam kondisi yang optimal, memerlukan waktu 20 hari untuk mengembangkan telur menjadi dewasa.

Kebiasaan

  • Larva dan kumbang dewasa memakan komoditas-komoditas yang tahan lama seperti kacang tanah, kacang-kacangan, rempah-rempah, kopi, sereal, buah-buahan kering dan pakan ternak. 
  • Menyebar dengan terbang dan tidak tergantung dengan gerakan manusia atas produk makanan.

Informasi lebih lanjut dan Langkah berikutnya

Temukan Cabang Terdekat Kami