Lebih dari 45 tahun melindungi properti di seluruh Indonesia dari serangan hama

Seluruh teknisi kami telah terlatih dan berlisensi dalam menangani masalah hama

Menerapkan penanganan yang inovatif dan berbeda dalam menyelesaikan masalah hama secara efektif

Spesies Kumbang Penggerek Kayu

Hama perusak kayu dapat menyerang barang antik yang mahal dan bahkan merusak komponen struktural dari sebuah bangunan. Mengetahui jenis kumbang penggerek kayu dapat membantu menentukan metode pengendalian yang paling efektif.

Kumbang Sesungut Panjang

(Cerambycidae)

Kumbang Rumah Bertanduk

Penampilan

  • Kumbang dewasa dapat mencapai panjang antara 10 - 25 mm. 
  • Berwarna hitam atau coklat dan ditutupi rambut keabu-abuan serta memiliki dua bintik hitam mengkilap pada rongga dada yang menyerupai mata. 
  • Larva berwarna putih keabu-abuan dan dapat tumbuh hingga 35 mm saat berkembang sempurna.

Siklus Hidup

  • Kumbang betina bertelur dalam pecahan atau retakan kayu. 
  • Larva menggali jalur antara getah kayu dan kulit kayu; kemudian bergerak lebih dalam di kayu seiring proses pertumbuhannya 
  • Larva menciptakan lubang sebelum ia menjadi kepompong dan meninggalkan serat kayu keluar dari lubang. 
  • Sering ditemukan menghuni pohon-pohon tua atau batangan kayu yang sudah tidak digunakan.

Kumbang Bubuk kayu

(Lyctus brunneus)

Serbuk Kumbang

Penampilan

  • Kumbang dewasa berukuran tipis agak rata dengan panjang antara 1-7 mm. 
  • Berwarna coklat kemerahan. 
  • Larva berwarna putih, agak melengkung dan ukurannya dapat mencapai 5 mm saat berkembang sempurna. 
  • Larva yang baru menetas berbentuk lurus, sangat ramping dan panjang kurang dari 1 mm.

Siklus Hidup

  • Dalam kondisi yang mendukung, larva membutuhkan 9 - 12 bulan untuk berkembang sempurna. 
  • Kumbang dewasa dapat hidup 1 - 3 bulan

Kebiasaan

Biasanya memakan kayu yang sudah kering dan tidak terawat dengan bahan kimia dan kaya akan pati, yakni Karet, Ramin, Jelutong, Penarahan, Merbau and Kempas.

Kumbang Liang Jarum

Penampilan

  • Kumbang dewasa berukuran sangat kecil dengan panjang 1-2 mm. 
  • Berbentuk silindris memanjang dan berwarna dominasi coklat tua. 
  • Larva dewasa berwarna krim putih, berbentuk silinder dengan kepala kekuningan

Siklus Hidup

  • Menggali ke dalam kayu untuk membangun galeri di mana mereka menghasilkan jamur sebagai makanan si larva. 
  • Sering ditemukan menghuni jenis kayu seperti batangan kayu dan balok kayu ketika masih 'hijau' sebelum dikeringkan.

Kumbang Permata

Penampilan

  • Kumbang dewasa dapat mencapai panjang 2-20 mm 
  • Berwarna metalik cerah dengan tubuh pipis dan bergaris elips.

Siklus Hidup

  • Larva biasanya membutuhkan 1-2 tahun untuk menjadi dewasa 
  • Kumbang dewasa memiliki jangka hidup yang singkat, biasanya 3-5 bulan

Kebiasaan

  • Larva menggali ke dalam batang kayu dari pohon atau yang baru saja ditebang. 
  • Larva menciptakan lubang sebelum ia menjadi kepompong dan meninggalkan serat kayu keluar dari lubang. 
  • Sering ditemukan menghuni batangan kayu dan pohon yang ditinggalkan.

Kumbang Liang Bubuk

Penampilan

  • Kumbang dewasa dapat mencapai panjang hingga 3 mm dan berbentuk seperti rokok. 
  • Umumnya berwarna coklat kehitaman dengan bagian antena dan kaki coklat kemerahan. 
  • Larva berwarna putih serta melengkung dan dapat tumbuh hingga sepanjang 3 mm

Siklus Hidup

  • Kumbang betina dapat bertelur sampai 50. 
  • Larva membutuhkan 6-8 minggu untuk berkembang sempurna

Kebiasaan

  • Seringkali menghuni batangan dan balok kayu

Kumbang Bambu

Penampakan

  • Tubuh coklat tua, gemuk, hampir silindris, panjang 2–3,7 mm. 
  • Antena melebar di bagian ujung, dengan 3 segmen terakhir sangat besar dan berakhir di ujung antena yang terbentuk dengan baik. 
  • Rongga dada bungkuk menyembunyikan kepala serta memiliki lekukan seperti gigi di lengkungan depan. Memiliki dua lesung besar di bagian belakang rongga dada. 
  • Elytra (kulit sayap) ditutupi dengan lubang kecil dan rambut tebal.

Daur Hidup

  • Betina menyimpan 27–35 telur di dalam substrat makanan, larva menetas masuk ke dalam tanaman. 
  • Larva menjalani hingga 4 tahap perkembangan dan menjadi kepompong di dalam tanaman. 
  • Siklus hidup dapat sangat pendek hingga 60 hari dalam kondisi yang baik (35 °C, 75% kelembaban relatif), memicu beberapa generasi tiap tahunnya.

Kebiasaan

  • Larva memakan rotan bambu, tapi kumbang ini juga dikenal berkembang-biak pada akar kasava. 
  • Larva membuat lintasan tubular sepanjang serat tanaman dan membuat lubang melingkar yang sempurna. 
  • Spesies ini berasal dari Asia Timur, dibawa melalui kargo pada kapal (misal, produk tapioka), kemasan kayu, dan bahkan alat musik.

Kumbang Bubuk

Penampakan

  • Dewasa - panjang 5mm. 
  • Berwarna coklat kemerahan, tipis dan agak rata. 
  • Larva berwarna putih susu dan ukurannya 6mm saat berkembang sempurna.

Daur Hidup

  • Telur keputih-putihan, panjang dan silindris dikeluarkan oleh betina dan diletakkan ke dalam pori-pori kayu keras yang lebar. Sang betina bertelur antara 30 dan 50 telur dan menetas dalam satu atau dua minggu. Mereka hanya bertelur jika kandungan kanji kayu cukup tinggi untuk larva. 
  • Larva menjadi kepompong antara dua dan empat minggu di dekat permukaan. Kumbang dewasa tumbuh dengan menggigit jalan keluarnya antara bulan Juni dan Agustus. 
  • Keseluruhan siklus hidup dapat berlangsung antara empat dan sepuluh tahun.

Kebiasaan

  • Dari empat tahapan hidup yang berlainan, larva adalah yang paling merusak kayu. Mereka akan menggerogoti kayu antara satu atau dua tahun. 
  • Mereka pada intinya adalah hama ladang hutan kayu, tapi juga menjadi penyebab utama kerusakan perabotan, peralatan olah raga, lantai blok kayu dan pengerjaan kayu halus.

Kumbang Deathwatch

Penampakan

  • Panjang dewasa adalah 5 - 7mm, larva 10mm. 
  • Kumbang ini coklat kemerah-merahan gelap dan memiliki bulu seperti sisik kekuning-kuningan di bagian atas tubuh dan kulit sayap. Larva berbentuk cantelan berwarna putih susu, tertutupi oleh bulu lurus keemasan dengan rahang coklat tua pada kepalanya.

Daur Hidup

  • Setelah kawin, kumbang betina bertelur 3-4 butir telur secara berkelompok dalam retakan permukaan kayu kasar. Berwarna keputih-putihan, berbentuk lonjong, dan bertelur antara 40 hingga 60 kali selama masa hidupnya. Telur menetas dalam 2 hingga 5 minggu. 
  • Larva berubah jadi kepompong di bawah permukaan kayu. Menjadi dewasa di antara bulan Maret dan Juni dengan menggerogoti permukaan dan meninggalkan ciri berupa lubang ke arah luar.

Kebiasaan

  • Dalam lingkungan aslinya, serangga ini hidup dalam kayu yang mati dari beberapa spesies pohon kayu keras, tempat jamur membusuk di dalamnya. 
  • Di dalam bangunan, serangga ini mendiami hampir seluruh kayu keras yang tua, terutama kayu ek yang besar. 
  • Larva dapat menyebabkan kerusakan hebat, karena mereka menggali kayu selama 5 hingga 10 tahun.

Kumbang pengebor kayu

Penampakan

  • Dewasa – panjang 2,5-5mm. Kumbang ini berwarna coklat kemerahan hingga hitam. Mereka memiliki moncong yang panjang, tubuh silindris dan kaki pendek. 
  • Larva berwarna putih susu berbentuk C, berkerut dan tidak berkaki.

Daur Hidup

  • Telur dikeluarkan satu per satu oleh betina, khususnya dalam lubang yang dipindahkan. Mereka mengkilap, putih, lentur serta rata di satu ujungnya, dan menetas dalam 16 hari. 
  • Larva tersimpan dalam terowongan pada kayu antara enam bulan dan satu tahun. Mereka menjadi kepompong di dekat permukaan dlam dua hingga tiga minggu. 
  • Menjadi dewasa di musim panas dengan mengebor jalan keluar untuk meninggalkan lubang. Kumbang dewasa dapat hidup lebih dari satu tahun.

Kebiasaan

  • Kerusakan berhubungan dengan kayu yang lembab dan membusuk, terutama kayu yang sudah membusuk akibat jamur cellar. Pengerumunan dapat tersebar ke kayu sehat yang berdekatan.

Kumbang Rumah Tanduk Panjang

Penampakan

  • Dewasa: Panjang 8 - 25mm. Kumbang ini berwarna hitam atau coklat dan ditutupi rambut keabu-abuan di bagian atas tubuh dan kulit sayap. Terdapat dua bintik hitam mengkilap pada rongga dada yang menyerupai mata. 
  • Larva yang gemuk berwarna putih keabu-abuan dan dapat tumbuh hingga 35mm saat berkembang sempurna.

Daur Hidup

  • Betina mengeluarkan telurnya di antara bulan Juli dan Oktober dalam pecahan atau retakan kayu. Mereka berwarna putih kekuning-kuningan hingga keabu-abuan, lonjong dengan ujung meruncing, dan menetas dalam 2 hingga 3 minggu. 
  • Larva menimbulkan kerusakan hebat, karena mereka menggali kayu selama 3 hingga 11 tahun. 
  • Larva menjadi kepompong di dekat permukaan kayu dan menjadi dewasa setelah kurang-lebih 3 minggu.

Kebiasaan

  • Kumbang ini menyerang kayu lunak beraroma rempah. Kumbang ini biasanya merusak lapisan kayu luar yang lunak, tapi juga dapat berpengaruh pada inti kayu. 
  • Penyerangan biasanya terjadi pada proses pemisahan, di mana kemasan kayu yang telah dipindahkan terinfeksi kumbang ini.

Kumbang Steely Blue

Penampakan

  • Dewasa - 4mm 
  • Shiny warna biru.

Daur Hidup

  • Telur diletakkan pada permukaan kayu atau di dalam lubang keluar. 
  • Larva hidup di dalam kayu yang telah dipenuhi oleh serangga bubuk kayu, di mana mereka makan larva serangga perusak kayu. 
  • Dewasa: Setelah deasa mereka kawin, bertelur dan kemudian mati.

Kebiasaan

  • Predator dari kumbang furniture dan kumbang death watch - sehingga keberadaannya mempengaruhi infestasi serangga bubuk kayu. 
  • Larva jarang terlihat yang dapat memakan larva hama bubuk kayu di jalurnya. Kumbang steely blue tidak menyebabkan kerusakan pada kayu.

Kumbang umum furniture

Penampakan

  • Dewasa, panjang 3-4mm. Rongga dada sangat membungkuk menutupi kepalanya. 
  • Larva – biasanya terlindung dalam kayu.

Daur Hidup

  • Kondisi optimum untuk perkembangan adalah 22–23°C.

Kebiasaan

  • Tidak dianggap sebagai hama produk timbunan, tetapi hama kayu.

Pengebor dermaga

Penampakan

  • Panjangnya 7-14mm. 
  • Berwarna coklat kekuningan dengan ujung elytra (sayap) hitam. 
  • 3 pegunungan sepanjang elytra tersebut.

Daur Hidup

  • Telur diletakkan di atas kayu lembab membusuk. 
  • Larva merusak di dalam kayu sekitar 9 bulan lalu muncul di musim panas.

Kebiasaan

  • Larva memerlukan kayu yang lembab dan basah sehingga jamur dapat memecah serat kayu. 
  • Dua sumber utama yaitu pada bangunan - kayu struktural di mana terdapat kebocoran akibat air hujan, dan potongan kayu yang terkubur di bawah pondasi beton, dan jalur daerah pejalan kaki.

Penggerek kulit kayu

Penampakan

  • Dewasa — 3–6mm. Tubuh berwarna merah atau coklat muda dengan rambut sutera kuning.

Daur Hidup

  • Betina bertelur 20–30 telur dalam celah-celah kulit kayu, kemudian telur menetas menjadi larva dalam dua hingga tiga minggu. 
  • Pembentukan kepompong terjadi di musim semi atau awal musim panas, berakhir satu atau dua minggu. 
  • Menjadi dewasa di antara bulan Mei dan Agustus.

Kebiasaan

  • Kerusakan terjadi pada kayu lunak yang tidak berkulit, sehingga tidak menyebabkan kerusakan struktur. Kerusakan terjadi pada pergola, produk yang berkarat, tiang pagar, dan kayu untuk tanaman rambat.