Lebih dari 45 tahun melindungi properti di seluruh Indonesia dari serangan hama

Seluruh teknisi kami telah terlatih dan berlisensi dalam menangani masalah hama

Menerapkan penanganan yang inovatif dan berbeda dalam menyelesaikan masalah hama secara efektif

Tahukah anda bahaya penyakit leptospirosis akibat tikus?

Leptospirosis merupakan penyakit yang di sebabkan oleh bakteri leptospira. Pada umumnya bakteri ini terdapat pada kotoran dan kencing binatang yang kotor. Penyakit ini paling sering di tularkan dari hewan ke manusia. 

Cara penularannya adalah ketika seseorang dengan luka terbuka di kulit melakukan kontak dengan air atau tanah yang telah terkontaminasi bakteri leptospira. Di Indonesia penyakit leptospirosis banyak di tularkan melalui kencing tikus sehingga terkenal dengan sebutan penyakit kencing tikus. 

Bila sudah terinfeksi leptospirosis, pada fase awal penderita akan mengalami gejala mirip flu selama kurang lebih satu minggu. Gejala lainnya adalah sakit tenggorokan, batuk, nyeri dada, muntah darah, nyeri kepala. Bila sudah memasuki fase selanjutnya dapat menyebabkan kerusakan pada radang selaput otak (meningitis), pembesaran limpa dan hati. Namun gejala tersebut harus dipastikan lebih lanjut oleh dokter di rumah sakit dengan melakukan pemeriksaan urin dan darah. 

Sebagai langkah awal, perilaku hidup sehat dan bersih merupakan cara utama untuk menanggulangi leptospirosis. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memulai hidup bersih, contohnya dengan rajin mencuci tangan sebelum makan dan meningkatkan kebersihan didalam rumah terutama kamar mandi dan dapur. 

Kita harus mewaspadai tikus sebagai pembawa utama dan alami penyakit ini. Pemberantasan tikus adalah pencegahan yang langsung berhubungan dengan pembasmian leptospirosis. Namun bila hama pengerat yang satu ini sudah tidak bisa ditangani, kami dapat memberikan solusi yang terintegrasi dalam penanganan tikus yang membandel.


Informasi lebih lanjut dan langkah berikutnya

Temukan Cabang Terdekat Kami