Spesies Nyamuk

Nyamuk diketahui menyebarkan penyakit bawaan seperti demam berdarah dan malaria. Pelajari lebih lanjut tentang siklus hidup dan kebiasaan hewan pengisap darah ini yang biasanya ditemukan di Indonesia

Nyamuk Aedes

(Aedes Aegypti)

Gigitan yang berasal dari nyamuk Aedes memuncak pada perubahan intensitas cahaya (setelah matahari terbit dan sebelum matahari terbenam)

Nyamuk Aedes

Kemunculan

  • Nyamuk dewasa memiliki tanda hitam dan putih. 
  • Larva bersemayam 45 derajat dari permukaan air. 
  • Telur nyamuk berwarna hitam dan berbentuk seperti bola rugby

Siklus Hidup

  • Tahapan telur menjadian dewasa membutuhkan 6 - 8 hari. 
  • Metamorfosis sempurna - telur, larva, pupa dan dewasa"

Kebiasaan

Habitat - Penampungan bagi pengembangbiak terutama yang jantan, dibuat dengan menggunakan air bersih. Memilih warna yang gelap seperti hitam dan merah. Dapat terbang jarak pendek (50 - 100 m)"

Nyamuk Anopheles

(Anopheles SPP.)

Nyamuk Anopheles bertanggung jawab terhadap penyebaran malaria

Nyamuk Anopheles

Kemunculan

  • Nyamuk dewasa - pucat dan bertanda gelap pada sayap dan bertumpu pada sudut 45 derajat pada permukaan. 
  • Larva bersemayam bersejajar pada permukaan air. 
  • Telurnya panjang 1 mm dan mengapung pada sisinya.

Siklus Hidup

  • Tahapan telur menjadi dewasa membutuhkan 6 - 10 hari. 
  • Metamorfosis sempurna - telur, larva, pupa dan dewasa

Kebiasaan

  • Habitat - Lebih suka air yang bersih dan tidak tercemar. 
  • Ritme gigitan - Gigitan dilakukan pada malam hari dan beristirahat di luar maupun di dalam ruangan. (tergantung pada spesies). 
  • Memililh warna gelap. 
  • Nyamuk betina dengan satu kali menghisap darah dapat mengeluarkan 50 - 150 telur

Nyamuk Culex

(Culex spp.)

Nyamuk culex adalah vektor penyakit japanese B, Encephalitis

Nyamuk Culex

Kemunculan

  • Nyamuk dewasa - rongga dada, kaki dan urat pada sayap selalu ditutupi dengan sisik coklat. 
  • Warna kekusaman. Ujung perut yang tumpul. 
  • Larva bersemayam 45 derajat dari permukaan air. 
  • Telur berwarna coklat, panjang dan silinder, vertikal pada permukaan air, disatukan sejumlah 300 telur. 
  • Biasanya 3-4 mm untuk panjang dan 2-3mm untuk lebar.

Siklus Hidup

  • Tahapan telur menjadi dewasa membutuhkan 6 - 1- hari. 
  • Metamorfosis sempurna - telur, larva, pupa dan dewasa

Kebiasaan

  • Habitat - sebagian besar berkembang biak pada genangan air limbah dan saluran air. 
  • Ritme gigitan - gigitan pada malam hari dan biasanya beersemayam dalam ruangan sebelum dan setelah menghisap darah. 
  • Kadang - kadang dapat bersemayam di luar ruangan. 
  • Memilliki warna yang gelap dan Sayap yang terbuk alebar.

Informasi lebih lanjut dan Langkah berikutnya

Temukan Cabang Terdekat Kami