Kumbang ini coklat kemerah-merahan gelap dan memiliki bulu seperti sisik kekuning-kuningan di bagian atas tubuh dan kulit sayap. Larva berbentuk cantelan berwarna putih susu, tertutupi oleh bulu lurus keemasan dengan rahang coklat tua pada kepalanya.
Daur Hidup
Setelah kawin, kumbang betina bertelur 3-4 butir telur secara berkelompok dalam retakan permukaan kayu kasar. Berwarna keputih-putihan, berbentuk lonjong, dan bertelur antara 40 hingga 60 kali selama masa hidupnya. Telur menetas dalam 2 hingga 5 minggu.
Larva berubah jadi kepompong di bawah permukaan kayu. Menjadi dewasa di antara bulan Maret dan Juni dengan menggerogoti permukaan dan meninggalkan ciri berupa lubang ke arah luar.
Kebiasaan
Dalam lingkungan aslinya, serangga ini hidup dalam kayu yang mati dari beberapa spesies pohon kayu keras, tempat jamur membusuk di dalamnya.
Di dalam bangunan, serangga ini mendiami hampir seluruh kayu keras yang tua, terutama kayu ek yang besar.
Larva dapat menyebabkan kerusakan hebat, karena mereka menggali kayu selama 5 hingga 10 tahun.