Kumbang Deathwatch

Anobium punctatum

Penampakan

Gambar kumbanh Deathwatch  (Anobium punctatum) | Rentokil Indonesia
  • Panjang dewasa adalah 5 - 7mm, larva 10mm.
  • Kumbang ini coklat kemerah-merahan gelap dan memiliki bulu seperti sisik kekuning-kuningan di bagian atas tubuh dan kulit sayap. Larva berbentuk cantelan berwarna putih susu, tertutupi oleh bulu lurus keemasan dengan rahang coklat tua pada kepalanya.

Daur Hidup

  • Setelah kawin, kumbang betina bertelur 3-4 butir telur secara berkelompok dalam retakan permukaan kayu kasar. Berwarna keputih-putihan, berbentuk lonjong, dan bertelur antara 40 hingga 60 kali selama masa hidupnya. Telur menetas dalam 2 hingga 5 minggu.
  • Larva berubah jadi kepompong di bawah permukaan kayu. Menjadi dewasa di antara bulan Maret dan Juni dengan menggerogoti permukaan dan meninggalkan ciri berupa lubang ke arah luar.

Kebiasaan

  • Dalam lingkungan aslinya, serangga ini hidup dalam kayu yang mati dari beberapa spesies pohon kayu keras, tempat jamur membusuk di dalamnya.
  • Di dalam bangunan, serangga ini mendiami hampir seluruh kayu keras yang tua, terutama kayu ek yang besar.
  • Larva dapat menyebabkan kerusakan hebat, karena mereka menggali kayu selama 5 hingga 10 tahun.