Eong European Brown

Helix Aspersa

Penampakan

Gambar keong coklat eropa(Helix Aspersa) | Rentokil Indonesia
  • Dewasa – 28-35 mm.
  • Berat 7-15 g.
  • Cangkang berwarna coklat.

Daur Hidup

  • Makhluk hermaprodit, menghasilkan spermatozoa dan ova, tapi melangsungkan silang-fertilisasi.
  • Setiap eraman bisa terdiri dari 30 dan 120 telur yang membutuhkan waktu 2 minggu untuk menetas. Cangkang penetasan rapuh dan tembus cahaya.
  • Makhluk ini bisa memerlukan 2 tahun untuk mencapai dewasa penuh.

Kebiasaan

  • Sebagian besar spesies asli dapat ditemukan di bawah kayu dan batu, pada daun-daun yang membusuk atau dibawah kulit kayu pohon.
  • Selama iklim lembab, mereka mencari makanan atau mencari pasangan kawin.
  • Mereka dapat merusak dedaunan dan buah dengan membuat lubang acak.