Penggerek biji-bijian

Prostephanus truncatus

Penampakan

Gambar kumbang penggerek biji bijian (Prostephanus truncatus) | Rentokil Indonesia
  • Warna tubuh coklat. Panjang 2,2 hingga 4,3 mm.
  • Antena memiliki 3 segmen besar di bagian ujung membentuk pentul antena yang jelas dan berwarna kemerahan.
  • Rongga dada yang bungkuk menutupi kepala, bibir depannya memiliki lekukan seperti gigi.
  • Elytra (kulit sayap) sangat kentara dan mengepak dengan jelas di bagian belakang, memberi kesan persegi saat terlihat dari atas.

Daur Hidup

  • Betina menyimpan rata-rata 10 telur pada butiran jagung dan larva yang menetas masuk ke dalam butiran tersebut.
  • Larva menjalani hingga 4 tahap perkembangan dan menjadi kepompong di dalam butiran jagung.
  • Lifecycles dapat sangat pendek, di kondisi baik (25 hari pada 34 °C, 75% kelembaban relatif) ada beberapa generasi per tahun.

Kebiasaan

  • Kumbang dewasa merupakan hama timbunan biji jagung, juga menyerang jenis biji lainnya.
  • Larva mengebor lintasan pipa menuju butir padi, biasanya membuat satu terowongan utama dengan satu pencabangan yang lebih kecil.
  • Terbawa masuk dari akar singkong dan produk tapioka yang berasal dari Amerika Tengah tropis, juga buah-buahan keras serta tanaman kayu.