banner tentang rentokil

Tips Sederhana Untuk Masalah Hama Anda

Hubungi kami untuk survey hama gratis di 0 8001 333 777  atau isi form online

Lebih dari 45 tahun melindungi properti di seluruh Indonesia dari serangan hama

Seluruh teknisi kami telah terlatih dan berlisensi dalam menangani masalah hama

Menerapkan penanganan yang inovatif dan berbeda dalam menyelesaikan masalah hama secara efektif

Waspada! 3 Gigitan Serangga Ini Berbahaya Bagi Kesehatan Anak Anda

Secara teori setiap gigitan serangga memiliki potensi yang dapat menyebabkan alergi pada anak Anda. Tidak jarang pula apabila bekas gigitan serangga dapat menyebabkan luka dan infeksi yang akut pada kulit anak Anda sehingga menimbulkan rasa yang tidak nyaman ketika mereka sedang bermain, belajar dan beristirahat.

Berikut adalah 3 gigitan serangga yang dapat berbahaya bagi kesehatan anak Anda di rumah:

1. Nyamuk

Nyamuk adalah serangga terbang pembawa vektor penyakit mematikan nomor satu di dunia, seperti malaria, demam berdarah dan Zika. Sebuah gigitan nyamuk biasanya tidak menyakitkan, tetapi menimbulkan rasa gatal yang diikuti dengan timbulnya bentol kemerahan disekitar area gigitan. Jenis nyamuk seperti Aedes Aegypti bahkan tidak menggantungkan hidupnya pada perubahan musim, serta aktif menggigit di pagi-sore hari dan gigitannya menjadi penyebab utama penyakit berbahaya seperti demam berdarah.

Gigitan nyamuk di malam hari tentu juga akan sangat mengganggu waktu istirahat dan menjadikan anak Anda sulit untuk tidur dengan nyenyak karena rasa gatal yang ditimbulkan. Perlu setiap orang tua ketahui bahwa gigitan nyamuk yang intens adalah satu dari tanda tingkat infestasi nyamuk yang tinggi di area rumah Anda!

Tips: Cegah gigitan nyamuk dengan memasang kelambu gantung di tempat tidur anak dan menggunakan produk anti nyamuk seperti lotion, spray atau stiker anti nyamuk guna melindungi si kecil dari gangguan gigitan nyamuk.

2. Kutu Busuk

Ukuran kutu busuk yang sangat kecil dan datar (5-6 mm) bukan tidak mungkin luput dari perhatian setiap orang tua yang memiliki anak di rumah. Sarang kutu busuk tidak hanya dapat ditemukan di lipatan kasur dan sofa, namun juga di celah-celah tipis dan sempit di bulu karpet. Kutu busuk cenderung mencari makan pada malam hari, dan mengigit anak Anda ketika sedang tertidur.

Sekalipun gigitan kutu busuk tidak memberikan rasa sakit bagi penderitanya, gigitan serangga penghisap darah ini tidak dapat Anda anggap remeh. Gejala umum yang akan nampak pada kulit antara lain adalah rasa gatal, kemerahan dan pembengkakan disekitar area gigitan hingga yang terparah mengakibatkan ruam gatal atau eksim.

Tips: Sebelum menghubungi perusahaan pengendali hama, ada baiknya apabila Anda melakukan pencegahan awal dengan melakukan kegiatan kebersihan secara rutin dengan menggunakan vacum cleaner di area-area yang menjadi area beristirahat dan bermain buah hati Anda, seperti di kasur dan karpet.

3. Semut

Serangga kecil ini sekilias terlihat tidak berbahaya dan tidak mengigit, namun tidak bagi jenis semut api. Gigitan semut api dikenal menyebabkan rasa perih seperti melepuh pada kulit, disertai dengan bengkak, nyeri dan gatal yang sangat menyakitkan. Umumnya semut api tidak akan ditemukan infestasinya didalam rumah, namun keberadaan jenis semut ini dapat dengan mudah ditemukan ditempat-tempat terbuka di sekitar halaman rumah.

Tips: Sangat disarankan apabila Anda selalu memakaikan alas kaki, serta menjauhi area pepohonan dan semak-semak ketika membawa buah hati bermain di area halaman rumah sebagai langkah awal untuk menghindarkan anak Anda dari gigitan jenis semut ini.   

Hadirkan lingkungan rumah yang aman, sehat dan bebas dari gangguan hama bagi buah hati Anda.

Dapatkan SURVEY GRATIS di tempat Anda hari ini!