banner tentang rentokil

Tips Sederhana Untuk Masalah Hama Anda

Hubungi kami untuk survey hama gratis di 0 8001 333 777  atau isi form online

Lebih dari 45 tahun melindungi properti di seluruh Indonesia dari serangan hama

Seluruh teknisi kami telah terlatih dan berlisensi dalam menangani masalah hama

Menerapkan penanganan yang inovatif dan berbeda dalam menyelesaikan masalah hama secara efektif

4 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan oleh Nyamuk

Berlokasi di wilayah tropis, Indonesia tidak asing lagi dengan penyakit berbahaya yang disebabkan oleh nyamuk, seperti demam berdarah (DBD) hingga Zika – virus yang baru-baru ini menggemparkan dunia. 

Spesies nyamuk apa saja yang dapat menyebabkan penyakit berbahaya? Seperti apa cara kerja nyamuk dalam menyebarkan penyakit berbahaya ini? Apa saja gejala yang akan di alami oleh para penderita penyakit berbahaya yang disebabkan oleh nyamuk? Berikut adalah daftar 4 penyakit berbahaya yang disebabkan oleh nyamuk di Indonesia:

1. Demam berdarah

Demam berdarah merupakan salah satu penyakit berbahaya dan paling mematikan di dunia yang di transfer oleh nyamuk. Demam berdarah juga disebabkan oleh virus dengue yang memiliki 5 tipe berbeda dan dibawa oleh spesies nyamuk Aedes Aegypti.

Menurut penelitian, fakta menunjukkan bahwa spesies nyamuk Aedes Aegypti lebih memilih untuk beristirahat di dalam ruangan (indoor) dan menggigit manusia pada siang hari dengan periode puncak pada pagi hari dan sebelum gelap di malam hari.

Virus dengue itu sendiri ditularkan dari orang ke orang ketika nyamuk Aedes Aegypt menghisap darah seseorang yang sudah terinfeksi virus Dengue, dan hal ini yang menyebabkan nyamuk terinfeksi virus Dengue. Setelah satu minggu, nyamuk dapat menularkan virus sambil mengigit orang yang sehat sehingga nyamuk menginfeksi mereka dengan virus dengue juga.

Ketika seseorang terinfeksi virus dengue, sangat disarankan untuk penderita beristirahat dengan cukup, mengonsumsi cukup cairan dan meminta pertolongan medis dari dokter untuk pemantauan ketat. Gejala demam berdarah antara lain: sakit kepala, demam tinggi, muntah, nyeri otot, dan ruam kulit.

Karena hingga kini belum ada pengobatan yang khusus untuk mengobati infeksi dengue, pengobatan yang ada kini hanya bergantung pada sistem kekebalan tubuh seseorang. Proses pemulihan dapat memakan waktu 2 hari hingga 2 minggu tergantung dengan tingkat keparahan kondisinya. Oleh karenanya penting bagi Anda untuk dapat mengendalikan dan menekan populasi nyamuk dewasa untuk menghindari risiko gigitan nyamuk betina.

2. Zika

Virus Zika adalah penyakit berbahaya lain yang disebabkan oleh spesies nyamuk jenis Aedes Aegypti dan Aedes albopictus yang pertama kali terdeteksi di hutan Zika di daerah Uganda.

Kasus pertama penyakit ini ditemukan di wilayah Afrika dan Asia; namun dalam beberapa dekade terakhir telah menyebar ke wilayah Amerika, terutama di periode 2015 dan 2016.

Zika dan demam berdarah memiliki gejala yang sama: sakit kepala, demam tinggi, nyeri otot, nyeri tulang dan lain-lain. Namun, yang membedakan antara dua penyakit ini ialah gejala yang di alami oleh penderita demam berdarah dapat berkembang menjadi pendarahan, syok hingga potensi kematian. Di sisi lain, virus Zika dapat menyebabkan Microcephaly pada bayi atau cacat lahir dimana kepala bayi lebih kecil dari yang diperkirakan hingga cacat neurologis lainnya. Tes darah diperlukan untuk mengidentifikasi apakah seseorang menderita Zika atau demam berdarah.

Sama seperti demam berdarah, hingga kini belum ada pengobatan untuk virus Zika. Cara terbaik yang dapat Anda lakukan untuk menghindari gigitan nyamuk ini adalah dengan mengurangi tingkat populasi nyamuk dewasa dan menjaga kebersihan rumah Anda agar tidak menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.

3. Chikungunya

Chikungunya adalah virus yang pertama kali ditemukan selama wabah di Tanzania pada tahu 1952, yang namanya diambil dari etnis Makonde yang berarti “membungkuk” berdasarkan pada postur penderita yang membungkuk akibat nyeri sendi seperti rematik.

Virus chikungunya ditularkan oleh spesies nyamuk jenis Aedes Aegypti. Umumnya penyakit berbahaya ini terjadi di wilayah Asia, Afrika dan India dengan gejala awal seperti demam mendadak diikuti dengan nyeri sendi yang parah, ruam kulit, sakit kepala atau mual.

Saat ini, belum ada pengobatan atau vaksin anti-virus khusus untuk penyakit chikungunya, dan pelancong harus lebih berhati-hati saat bepergian ke negara-negara berisiko malaria ini. Melindungi diri dari terkena gigitan nyamuk  dengan menggunakan obat nyamuk (lotion atau spray), mengenakan kemeja lengan panjang dan celana panjang serta menjaga diri agar tetap kering dari keringat. Cari tahu alasan mengapa nyamuk menggigit Anda lebih banyak daripada yang lain dan bagaimana cara menghindari gigitan nyamuk di sini.

4. Malaria

Serupa dengan demam berdarah, Malaria juga merupakan penyakit berbahaya dan mematikan yang dapat di tularkan oleh nyamuk. Malaria disebabkan oleh parasit Plasmodium yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles. Parasit Plasmodium berkembang biak di hati orang sebelum menginfeksi dan menghancurkan sel darah merah.

Nyamuk Anopheles adalah spesies nyamuk yang megigit di malam hari karena lebih memilih untuk berkeliaran di daerah gelap. Mereka dapat beristirahat di area luar dan dalam rumah tergantung dengan spesies nya, juga lebih memilih untuk berkembang biak di air yang bersih dan tidak ter polusi.

Jika Anda terkena gigitan nyamuk Anopheles dengan Malaria, gejalanya dapat berkembang dalam waktu sepuluh hari sampai sebulan setelah infeksi. Gejalanya meliputi demam, nyeri sendi dan otot, muntah, diare, dan ikterus pada kasus yang parah. Pertolongan medis sangat disarankan bagi mereka yang terkena gejala penyakit Malaria. Perlu Anda ketahui, nyamuk Anopheles cenderung hidup di air laut atau rawa, jadi sebaiknya Anda mempertimbangkan untuk berhati-hati saat mendekati lokasi ini!

Penyakit berbahaya yang disebutkan di atas ini semua berpotensi untuk merenggut nyawa Anda apabila tidak mendapatkan pertolongan medis dengan segera. Ingat! Pencegahan lebih baik daripada mengobati. Akan lebih baik apabila Anda mengambil tindakan pencegahan awal untuk menghindari risiko penyakit berbahaya ini. Sangat disarankan apabila rumah dan tempat kerja melakukan pemeriksaan rutin terhadap tempat potensial perkembangbiakan nyamuk dan pengendalian hama nyamuk di luar dan dalam ruangan yang dikerjakan secara profesional oleh perusahaan pest control terpercaya di Indonesia.

Dapatkan SURVEY GRATIS di tempat Anda hari ini!