banner tentang rentokil

Tips Sederhana Untuk Masalah Hama Anda

Hubungi kami untuk survey hama gratis di 0 8001 333 777  atau isi form online

Lebih dari 45 tahun melindungi properti di seluruh Indonesia dari serangan hama

Seluruh teknisi kami telah terlatih dan berlisensi dalam menangani masalah hama

Menerapkan penanganan yang inovatif dan berbeda dalam menyelesaikan masalah hama secara efektif

Mengapa Hama Kutu Busuk dapat Kembali Muncul Setelah Perawatan?

Beberapa dari Anda mungkin telah atau sedang menghadapi tantangan dalam membasmi kutu busuk lagi dan lagi di rumah. Masalah kutu busuk ini seperti mimpi buruk bagi setiap pemilik rumah, karena kita tidak pernah mengetahui kapan dan bagaimana mereka dapat kembali muncul setelah perawatan sekalipun. Meski Anda mungkin telah melakukan beberapa cara sederhana dalam mengendalikan hama sendiri di rumah seperti penggunaan semprotan khusus untuk kutu busuk atau bahkan telah menghubungi perusahaan pengendali profesional di Indonesia, mengapa hama kutu busuk dapat kembali muncul setelah perawatan sekalipun?

  1. Kutu busuk berukuran kecil dan mungil. Kutu busuk betina dewasa hanya berukuran sekitar 5 – 6mm! Hal ini yang membuat kutu busuk sangat sulit untuk Anda temukan dengan mata telanjang. Proses eliminasi bisa jadi tidak cukup teliti, karena ada kemungkinan Anda tidak membasi hingga ke telur kutu busuk itu sendiri. Terutama pada titik dan celah-celah yang sulit dijangkau di rumah Anda; karena hal itu hampir membuat tidak mungkin untuk melihat keberadaan kutu busuk dan membiarkan jejak kutu busuk untuk tetap bereproduksi dan bermanifestasi dari waktu ke waktu.
  2. Kutu busuk dan kemampuannya untuk kontaminasi silang. Perjalanan yang sering Anda lakukan setiap hari, meningkatkan risiko bahwa Anda akan terbawa kutu busuk dari tempat lain yang umumnya terbawa melalui pakaian, karpet, kasur, mebel hingga koper. Kutu busuk dapat dengan mudah berpindah dari orang ke orang dan lokasi ke lokasi!
  3. Mengendalikan hama kutu busuk secara mandiri dengan menggunakan semprotan atau spray tidak dapat membantu menghilangkan kutu busuk secara menyeluruh. Banyak kutu busuk yang tidak terbunuh melalui cara ini, dan Anda perlu ketahui bahwa ini bukan solusi yang tepat dalam menyelesaikan akar masalah kutu busuk yang sedang Anda hadapi di rumah. Cari tahu lebih lanjut mengenai: 5 Alasan Mengapa Anda Tidak Melakukan Pengendalian Hama Anda Sendiri.
  4. Frekuensi perawatan, area cakupan, kontribusi dan kualitas bahan kimia juga akan mempengaruhi efektivitas pengendalian kutu busuk. Misalnya, perawatan kutu busuk yang paling baik dianjurkan dilakukan 3 kali dengan pemeriksaan lanjutan. Untuk memastikan bahwa kutu busuk dewasa dan telur dieliminasi, kedua semprot residu dan perawatan uap dianjurkan. Sementara beberapa perawatan terlihat sangat terjangkau oleh Anda, kita juga harus memperhatikan kualitas bahan kimia yang digunakan untuk tidak berkompromi mengenai khasiatnya.
  5. Ketidaktahuan Anda terhadap faktor biologis kutu busuk. Sebagai contoh, dimana tempat persembunyian umum kutu busuk, seperti di dalam celah tersembunyi dan retakan yang mungkin luput dari perawatan. Sebagian besar dari kita cenderung mengandalkan tanda-tanda keberadaan kutu busuk yang terlihat nyata ketika mengindikasikan keberadaan kutu busuk di rumah Anda. Namun, sesungguhnya kutu busuk biasanya muncul di malam hari saat kita tidur dengan memakan darah manusia.

Tidak yakin apabila Anda memiliki masalah kutu busuk dirumah? Tim ahli dari Rentokil Indonesia dapat memberikan Anda survey gratis dan merekomendasi solusi pengendalian hama kutu busuk yang terbaik untuk Anda. Hubungi kami melalui online form untuk mendapatkan pemeriksaan kutu busuk secara menyeluruh di rumah Anda.

Hubungi Kami ke 0 8001 333 777 untuk Survey Gratis

Rekomendasi untuk Anda