Spesies tikus

Menemukan banyak tikus di rumah atau bisnis tentu dapat meresahkan bagi setiap orang. Hama tikus bukan hanya sekedar tamu yang tak diinginkan, lebih dari itu tikus sebagai hama dapat menyebabkan kerusakan struktural pada semua jenis bangunan dan menimbulkan risiko kesehatan yang serius bagi manusia.

Setidaknya ada lebih dari 60 spesies tikus yang teridentifikasi jenis atau spesiesnya di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, terdapat 2 jenis spesies tikus yang paling umum ditemukan di rumah dan bisnis:

Pilih salah satu spesies tikus diatas untuk mempelajari lebih lanjut ciri-ciri tikus yang paling umum ditemukan di Indonesia berdasarkan penampilan, kebiasaan dan siklus hidupnya.

Hubungi jasa usir tikus profesional untuk membasmi tikus di properti Anda dengan cara yang cepat, aman dan efektif.

Tikus atap

(Rattus rattus)

Tikus atap atau juga dikenal dengan sebutan tikus hitam merupakan spesies tikus yang diketahui berasal dari daerah berderah tropis di banyak negara Asia Tenggara. Spesies tikus ini umum ditemukan di daerah pesisir, pantai dan juga area perkotaan di seluruh Indonesia.

gambar-tikus-hitam-kanan

Penampilan

  • Tikus atap memiliki ukuran panjang antara 16-24 cm, dengan ekor lebih panjang daripada kepala dan tubuh.
  • Spesies tikus ini memiliki berat antara 150 - 200 g.
  • Memiliki hidung runcing, telinga besar dan tubuh yang ramping.
  • Warna tubuh coklat kehitaman, dengan bagian perut bagian bawah berwarna abu-abu, putih atau hitam.
Baca selengkapnya

Siklus hidup

  • Tikus atap menghasilkan 5 - 10 anak perkelahiran, dan melahirkan antara 3 - 6 per tahun.
  • Masa kehamilan adalah sekitar 3 minggu.
  • Pada kondisi yang ideal, tikus atap hanya membutuhkan waktu antara 12 - 16 minggu dari kelahiran untuk mencapai kematangan seksual.

Kebiasaan

  • Tikus atap terkenal sangat lincah dan merupakan pendaki yang sangat baik.
  • Makanan yang mereka sukai adalah buah-buahan yang mengandung banyak kadar air.
  • Tikus atap akan makan sekitar 15 g makanan dan minum 15 ml perhari.
Banyak tikus di rumah atau bisnis? Hubungi Rentokil sekarang

Tikus got

(Rattus norvegicus)

Tikus got atau dengan nama lain tikus Norwegia merupakan jenis tikus yang berasal dari Asia ini umumnya tinggal di jalanan atau selokan.

Selain tidak lebih lincah jika dibandingkan dengan tikus atap, tikus got juga diketahui memiliki penglihatan yang cukup buruk dan juga buta warna. Namun demikian, panca indra mereka yang lainnya seperti pendengaran, penciuman, peraba dan perasa diketahui sangat tajam.

gambar-tikus-coklat-kanan

Penampilan

  • Tikus got memiliki panjang tubuh hingga 40 cm, dengan ekor lebih pendek dari pada kepala dan tubuh.
  • Memilik berat antara 350 - 500 g.
  • Memiliki hidung yang tumpul, telinga yang kecil dan tubuh yang lebih tebal dibandingkan dengan tikus atap.
  • Umumnya berwarna coklat dengan rambut hitam yang tersebar, dengan bagian perut bawah berwarna putih keabu-abuan.
Baca selengkapnya

Siklus hidup

  • Tikus got menghasilkan 7 - 8 anak perkelahiran, dan melahirkan antara 3 - 6 per tahun.
  • Masa kehamilan adalah sekitar 3 minggu.
  • Hanya membutuhkan waktu 10 -12 minggu dari kelahiran sampai mencapai kematangan seksual.

Kebiasaan

  • Tikus got diketahui sebagai hewan omnivora, meskipun mereka akan lebih memilih untuk memakan sereal atau biji-bijian.
  • Tikus atap akan makan sekitar 30 g makanan dan minum 60 ml perhari.
Banyak tikus di rumah atau bisnis? Hubungi Rentokil sekarang