fakta tentang hama

Tips Mudah Mengendalikan Hama

Hubungi kami untuk survey hama gratis di 0 8001 333 777  atau isi form online

9 Fakta Semut Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Mengusir Semut di Rumah

8-MINUTES READ

  

Semut adalah salah satu hama yang paling umum ditemui di rumah. Terdapat lebih dari 12,000 spesies semut yang ditemukan di seluruh dunia, dan beberapa dari mereka seringkali dijadikan subjek penelitian oleh para ahli serangga dan ilmuwan.

Mengapa semut sangat menarik untuk dipelajari?

Semut dikenal sebagai serangga sosial karena mereka hidup dan bekerja bersama dalam kelompok. Meskipun demikian, semut memiliki kemampuan yang unik jika dibandingkan dengan serangga lainnya, baik secara individu ataupun kolektif.

Di artikel ini kami akan membahas beberapa fakta menarik tentang semut yang perlu Anda ketahui!

Fakta unik hewan semut

Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang semut:

  1. Semut mempunyai kekuatan super
  2. Semut memiliki dua buah perut
  3. Semut tidak memiliki paru-paru
  4. Semut tidak memiliki telinga
  5. Semut tidak menggigit melainkan menyengat
  6. Beberapa jenis semut diketahui aseksual
  7. Semut mampu berenang
  8. Semut dapat bertahan hidup dalam waktu yang lama
  9. Semut memiliki usia yang sama dengan dinosaurus

Baca selengkapnya informasi mengenai kesembilan fakta tentang hewan tikus dibawah ini.

1. Semut mempunyai kekuatan super

kenapa semut kuat

Jangan terkecoh dengan bentuk tubuhnya yang kecil! Semut memiliki kaki yang cukup kuat untuk mengangkat beban 10 hingga 50 kali lebih berat dibandingkan ukuran badan mereka, dan bekerja sama dengan semut lainnya untuk dapat memindahkan benda atau objek yang lebih besar.

Jumlah yang dapat dibawa seekor semut tergantung pada spesiesnya. Salah satu jenis semut di Indonesia seperti semut penenun atau lebih dikenal dengan sebutan semut rangrang (Oecophylla), misalnya, dapat mengangkat sebuah benda 100 kali lebih berat dibandingkan ukuran tubuh mereka sendiri.

2. Semut memiliki dua buah perut

Ya, yang kalian baca diatas benar adanya. Semut memiliki dua perut, dan itu bukan karena mereka rakus. Satu perut digunakan oleh semut untuk menyimpan makanan untuk dirinya sendiri, sedangkan yang lainnya digunakan untuk menyimpan makanan yang akan dibagikan dengan semut lainnya.

Proses ini dikenal dengan sebutan trofalaksis atau trophallaxis, yaitu sebuah kebiasaan semut untuk melakukan pertukaran makanan atau cairan di antara individu di dalam sebuah koloni.

Melalui cara ini memungkinkan semut yang bertugas mencari makan untuk memberi atau membagikan makanan kepada kasta semut lainnya yang cenderung menetap di dalam sarang, misalnya seperti ratu semut.

3. Semut tidak memiliki paru-paru

Karena ukuran tubuhnya yang kecil, semut tidak memiliki ruang untuk mengakomodasi sistem pernapasan yang kompleks seperti manusia. Sebaliknya, mereka memiliki cara pernafasan sendiri untuk membantu mengangkut oksigen ke seluruh tubuh mereka.

Bagaimana cara semut bernafas?

Semut menghirup oksigen melalui spiral yang merupakan serangkaian lubang yang terletak di sisi tubuh mereka. Kemudian spirakel terhubung melalui jaringan tabung yang membantu mendistribusikan oksigen ke hampir setiap sel dalam tubuh mereka. Gerakan semut membantu oksigen untuk bersirkulasi melalui tabung, dengan karbon dioksida yang juga dilepaskan keluar melalui tabung tersebut.

4. Semut tidak memiliki telinga

Tidak seperti hama rumah lainnya seperti tikus, semut tidak memiliki telinga. Meskipun mereka tidak memiliki telinga, bukan berarti mereka tuli! Semut menggunakan getaran untuk mendengar dan menggunakannya saat mencari makanan atau sebagai sinyal alarm tanda bahaya. Semut menggunakan getaran di tanah untuk mendengar suara yang terekam di organ subgenual yang terletak di bawah lutut.

5. Semut tidak menggigit melainkan menyengat

spesies semut api

Terlepas dari ukuran tubuhnya yang kecil, semut diketahui dapat menyengat dan sengatan mereka pun dapat menimbulkan rasa sakit yang cukup meresahkan manusia. Semut api adalah salah satu jenis semut rumahan yang dapat menyengat manusia dan binatang. Sengatan semut api menimbulkan bintik-bintik merah yang disertai rasa gatal, sakit dan pembengkakan pada kulit seperti melepuh.

Semut api membangun sarangnya hampir di semua jenis tanah, mereka menyukai daerah tebuka yang cerah seperti area halaman dan taman. Namun bukan tidak mungkin apabila jenis semut rumahan satu ini untuk masuk kedalam rumah Anda untuk mencari makanan yang manis dan berprotein.

6. Beberapa jenis semut diketahui aseksual

Alih-alih menempuh jalur reproduksi secara tradisional, beberapa semut Amazon diketahui mampu bereproduksi melalui cara kloning. Menurut artikel Ants inhabit 'world without sex' yang terbit di tahun 2011, menjelaskan bahwa ratu semut dapat menyalin diri mereka sendiri untuk menghasilkan anak perempuan secara genetik atau menghasilkan koloni baru tanpa memerlukan semut jantan untuk bereproduksi.

7. Semut mampu berenang

Pada umumnya semut tidak dapat berenang, namun ada beberapa spesies semut yang bisa berenang. Semut memiliki kemampuan untuk bertahan hidup di air dengan menggunakan cara mereka sendiri yang memudahkan mereka untuk dapat mengambang di atas air.

Meskipun kaki mereka tidak didesain untuk “melakukan gerakan” yang seperti kita bisa lihat pada seekor anjing ketika berenang di air, namun mereka akan menggunakan kaki mereka untuk menendang diri mereka sendiri ketika di atas air.

8. Semut dapat bertahan hidup dalam waktu yang lama

berapa lama semut dapat hidup

Jika Anda pernah bertanya-tanya berapa lama semut dapat hidup? Berikut adalah penjelasan singkatnya.

Dibandingkan dengan banyak serangga lainnya seperti lalat dan kecoa, semut memiliki masa hidup yang sangat panjang. Meskipun demikian, ada beberapa hal yang mempengaruhi masa hidup semut antara lain, misalnya:

  • Jenis semut
  • Kasta koloni semut
  • Tempat dimana mereka memilih lokasi untuk bersarang
  • Sumber makanan dan minuman yang tersedia

Namun secara umum, sebuah koloni semut dapat bertahan hidup selama puluhan tahun.

  • Ratu semut adalah pendiri koloni yang bertugas untuk bertelur, ternyata memiliki umur paling panjang diantara kasta semut lainnya. Ratu semut diketahui mampu bertahan hidup selama beberapa tahun (hingga 30 tahun).
  • Semut pekerja mampu hidup antara 1 hingga 3 tahun.
  • Semut jantan adalah anggota koloni semut yang memiliki rentang hidup paling pendek - hanya hidup beberapa minggu, dan mati setelah kawin dengan semut betina.

9. Semut memiliki usia yang sama dengan dinosaurus

Sebuah penelitian dari Universitas Negeri Harvard dan Florida di tahun 2006, menemukan bahwa semut pertama kali ditemukan selama periode Cretaceous atau sekitar 130 juta tahun yang lalu! Semut diketahui selamat dari peristiwa kepunahan Kapur-Tersier (KT) yang membunuh dinosaurus dan zaman es.

Bagaimana cara mengusir semut dari rumah?

Sebuah koloni semut dapat tumbuh berkembang belasan hingga ribuan kali dari jumlah sebelumnya. Berikut adalah beberapa cara mengusir semut masuk kedalam rumah yang dapat dilakukan sendiri:

  • Menutup setiap celah terkecil di dinding, jendela, dan pondasi bangunan dengan menggunakan perekat tembok (sealant). Semut akan memanfaatkan celah-celah tersebut sebagai akses masuk ke dalam rumah Anda untuk mencari makan.
  • Membersihkan sesegera mungkin tumpahan remahan-remahan makanan dan tumpahan manis di permukaan lantai.
  • Menyimpan makanan dalam wadah tertutup dan hindari untuk membiarkan makanan yang hendak di makan atau di olah dalam keadaan terbuka bebas.
  • Membuang sampah keluar rumah secara reguler. Hindari untuk menimbun sampah semalaman di dalam rumah.

Apakah Anda sudah lelah mencoba segalanya untuk menghilangkan semut dari rumah?

Rentokil Indonesia memiliki teknisi berpengalaman yang dapat membantu menghilangkan semut dari rumah Anda dengan cara yang aman, cepat dan efektif. Hubungi kami untuk menjadwalkan survey di tempat Anda hari ini.