fakta tentang hama

Tips Mudah Mengendalikan Hama

Call us for a free quote on 0 8001 333 777  atau contact us online

Apakah Semut atau Kumbang Dapat Merusak Mebel Anda?

3-MINUTES READ

  

Anda mungkin menghadapi hama yang mampu menghancurkan mebel kayu atau perlengkapan Anda di rumah. Anda juga mungkin salah mengira jenis serangga yang telah merusak mebel Anda ini. Ada beberapa jenis kerusakan kayu dari beberapa jenis hama yang dapat memakan kayu, berikut adalah deskripsi yang paling umum.

Semut tukang kayu (Carpenter Ants)

Semut tukang kayu umumnya berwarna hitam kemerah-merahan, dan merupakan hama nokturnal atau beraktivitas di malam hari.

Sama seperti rayap, semut tukang kayu merupakan salah satu jenis semut yang paling umum di Indonesia yang dapat merusak kayu dari dalam dan luput dari pandangan manusia, ini karena mereka memakan kayu sama hal nya seperti rayap.

Mereka merusak kayu untuk membuat terowongan keluar dengan membuat ruang di kayu untuk tempat berlabuh. Semut tukang kayu tertarik pada permen (seperti gula dan madu) daging, serangga, kelembaban dan sebagian besar membentuk koloni mereka di dalam dinding di rumah Anda).

Beberapa tanda bahwa semut tukang kayu hadir di rumah Anda seperti, ditemukannya jejak semut (ant trail), swarmer, serbuk kayu yang berbentuk seperti serutan kayu dan juga terdengar suara gemersik dan juga keberadaan semut yang mati.

Beberapa tips sederhana dalam mencegah semut tukang kayu untuk tetap menjauh antara lain adalah:

  • Membersihkan makanan dan tumpahan cairan sesegera mungkin
  • Menyapu remah makanan dari bawah perabotan dan peralatan
  • Menyegel semua retakan dan celah di sekitar pintu dan kusen jendela
  • Mengeluarkan mebel atau perabotan kayu yang lembab atau rusak dari rumah

Kumbang kulit kayu (Bark Beetles)

Kumbang kulit kayu adalah salah satu jenis serangga dari keluarga kumbang, di bawah keluarga Coleoptera yang sama dan aktif dalam cuaca hangat. Mereka sering menetap di sekitar kawasan hutan dimana mereka merusak pohon, menggonggong dan meninggalkan jamur untuk menyerang dan membunuh pohon.

Jenis dari serangga ini pun beragam dengan spesies yang disesuaikan untuk hampir di semua jenis lingkungan dan memakan berbagai sumber makanan, termasuk tanaman pertanian, hortikultura, tumbuhan hutan dan berbagai produk berbahan dasar kayu.

Meskipun mereka memainkan bagian penting dalam ekosistem dengan membantu mendaur ulang pohon mati, mereka melakukan kerusakan yang cukup besar baik di daerah perkotaan maupun pedesaan dimana terdapat adanya pepohonan.

Kumbang bubuk kayu (Powderpost Beetles)

Seperti namanya, kumbang jenis ini mengubah kayu yang mereka konsumsi menjadi bubuk halus. Kumbang bubuk kayu adalah bagian dari serangga kayu yang sering disebut "cacing hutan" dan kebanyakan menyerang furnitur dan struktur yang terbuat dari pohon maple, ek dan pinus.

Mereka tertarik pada kayu dengan kadar air tinggi, karena larva mereka memakan kayu setelah menetas dari telur. Larva ini menciptakan terowongan di kayu saat mereka tumbuh. Begitu mereka berkembang menjadi dewasa, mereka menusuk lubang kecil saat mereka muncul dari kayu. Kemunculan ini merusak tampilan furnitur dan lantai, sekaligus merusak stabilitas struktural kayu dalam jangka panjang.

Rayap

Rayap merupakan hama pemakan kayu yang paling umum dikenal terutama di daerah beriklim tropis seperti di Indonesia yang panas dan lembab. Rayap datang dalam berbagai warna, dan memiliki penampilan umum dan gejala yang mirip dengan semut.

Ada dua jenis umum rayap: rayap tanah (subterranean termites) dan rayap kayu kering (drywood termites).

Rayap tanah tinggal di bawah tanah karena koloni mereka membutuhkan sejumlah besar kelembaban untuk bertahan hidup. Meski hidup di bawah tanah, hama ini memanjat ke permukaan melalui terowongan lumpur dan memberi makan kayu dengan kadar air yang tinggi. Rayap ini merusak kayu dari dalam dan jauh dari pandangan manusia, membentuk lubang saat mereka mengkonsumsi kayu, terutama yang menargetkan selulosa yang ada di dalamnya.

Kerusakan dari rayap tanah jauh lebih berbahaya karena menyebabkan kerusakan struktural yang signifikan saat mereka memakan kayu tersebut. Misalnya, mengonsumsi interior balok kayu bisa berbahaya, karena balok di rumah dapat jatuh dan melukai anggota keluarga.

Rayap kayu kering, disisi lain tidak menggantungkan dirinya dengan kelembaban untuk koloni nya dapat bertahan hidup, mereka memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkan dengan rayap tanah dengan jumlah populasi yang lebih kecil.

Karena mereka tidak membutuhkan banyak kelembaban, rayap kayu kering membangun sarangnya di dalam struktur kayu seperti perabotan kayu atau struktural bangunan yang berbahan dasar kayu. Mereka dapat mengonsumsi dari kayu yang keras hingga lunak untuk menghasilkan air dari pencernaan selulosa. Gejala serangan rayap jenis ini meliputi adanya swarmer, sayap, dan kotoran rayap (juga dikenal sebagai frass), cat yang mengelupas dan suara kosong ketika Anda mengetuk permukaan kayu, seperti kusen pintu.

Sangat penting untuk mengetahui jenis hama yang menyerang kayu di dalam rumah Anda, karena perawatan yang digunakan untuk mengatasi 4 hama ini sangat berbeda satu sama lain. Untuk Anda yang awam terhadap masalah hama, gejala dan kerusakan mungkin terlihat serupa - dan kecuali Anda meminta bantuan ahli untuk mengidentifikasi hama yang ada di tempat rumah Anda.

Anda mungkin mengalami masalah berulang atau meningkat, yang dapat menyebabkan kerusakan yang lebih berat di kemudian hari. Apapun hama itu, Anda harus selalu berkonsultasi dengan jasa pengendalian hama profesional sesegera mungkin agar mencegah kerusakan lebih lanjut yang membahayakan keselamatan keluarga dan bangunan rumah Anda.