fakta tentang hama

Tips Mudah Mengendalikan Hama

Hubungi kami untuk survey hama gratis di 0 8001 333 777  atau isi form online

Kerusakan dan Penyakit Berbahaya dari Tikus

3-MINUTES READ

  

Ada banyak hal buruk yang bisa saja terjadi ketika banyak tikus liar masuk ke rumah Anda. Pertama, tikus adalah dapat menularkan beberapa penyakit serius kepada manusia, dan kedua, ada beberapa karakteristik tikus yang dapat menyebabkan kerusakan besar pada rumah Anda yang dapat membahayakan keluarga Anda kapan saja.

Berikut adalah beberapa penyakit berbahya dan kerusakan yang dapat ditimbulkan oleh tikus di rumah Anda.

Tikus suka menggigit kabel

karakteristik tikus

Salah satu sifat tikus yang dapat merugikan manusia adalah kebiasaanya tikus untuk menggigit atau menggerogoti. Sama halnya seperti jenis hewan pengerat yang lainnya, tikus memiliki satu set gigi seri dan gigi tikus ini akan terus bertumbuh sepanjang hidupnya.

Ini yang menjadi alasan mengapa tikus harus terus “mengasah” gigi seri mereka dengan cara menggigit atau menggerogoti sesuatu objek untuk melemahkan pertumbuhan gigi seri tikus untuk tumbuh terlalu besar dan tajam.

Sayangnya, sifat tikus yang satu ini dapat sangat berbahaya ketika mereka mulai menggigit kabel listrik di rumah Anda. Jika tikus mulai menggigit dan mebuat kabel terbuka, bukan tidak mungkin jika mereka dapat menyebabkan hubungan arus pendek listrik hingga menyebabkan kebakaran.

Tikus menyebabkan kerusakan pada prabotan dan struktural rumah

Tikus adalah hama yang dapat menghadirkan gangguan nyata pada Anda. Hanya perlu satu tikus untuk dapat menyebabkan kerusakan struktruktural berbiaya mahal. Tikus adalah hewan pengerat yang mampu menggigit atau menggerogoti hampir semua material yang mereka temukan untuk bahan dasar dalam membangun sarangnya.

Gigi tikus sangat kuat. Mereka dapat memotong baja, almunium, beton, kayu hingga plastik, mulai dari pipa air, ember plastik hingga struktur bangunan dari kayu di rumah Anda.

Tikus mencemari makanan dan minuman

penyakit-penyakit berbahaya dari tikus

Ketika tikus masuk ke dalam tempat dimana biasa Anda menyimpan makanan, bukan tidak mungkin apabila tikus dapat mencemari makanan dan minuman yang biasa Anda konsumsi melalui rambut, feses dan urin mereka. Infeksi bakteri seperti keracunan Salmonella dapat ditularkan dari makanan dan minuman yang telah terkontaminasi dengan feses tikus atau urin.

Tikus mencemari makanan dan minuman

Bukan rahasia lagi apabila tikus adalah hewan yang membawa penyakit berbahaya untuk manusia yang di sebarkan  melalui urin dan fesesnya. Penyakit paling terkenal yang ditularkan oleh tikus, antara lain seperti Lleptospirosis, demam gigitan tikus (rat-bite fever) dan penyakit Weil:

  • Leptospirosis disebabkan oleh bakteri Leptospira yang menyebar melalui kontak dengan air atau kontaminasi makanan oleh urin dari tikus.
  • Demam gigitan tikus atau juga dikenal sebagai Streptobacillosis umumnya disebabkan oleh gigitan atau cakaran dari tikus yang terinfeksi. Selain itu, demam gigitan tikus juga dapat disebabkan dari hewan yang terinfeksi karena menelan makanan atau minuman yang terkontaminasi dengan kotoran atau urin tikus.
  • Penyakit Weil ditularkan ke manusia melalui kontak dengan urin tikus. Dalam kebanyakan kasus, penyakit Weil biasanya terjadi melalui air tawar atau air bersih yang telah terkontaminasi.

Tikus membawa kutu dan pinjal

Salah satu yang menjadi alasan mengapa hewan peliharaan Anda memiliki masalah kutu atau pinjal disebabkan oleh tikus liar yang masuk kedalam area rumah. Hal ini karena tikus adalah salah satu ‘transport’ kesukaan kutu dan pinjal untuk dapat masuk ke dalam properti Anda.

Baca juga: Dari mana kutu kucing berasal?

Kutu dan pinjal tidak hanya tertarik menjadi inang di anjing dan kucing, mereka juga suka hidup dan mengonsumsi darah dari mamalia yang lainnya seperti tikus, terutama pada jenis tikus seperti tikus atap atau tikus norwegia.