fakta tentang hama

Tips Mudah Mengendalikan Hama

Hubungi kami untuk survey hama gratis di 0 8001 333 777  atau isi form online

Lebih dari 45 tahun melindungi properti di seluruh Indonesia dari serangan hama

Seluruh teknisi kami telah terlatih dan berlisensi dalam menangani masalah hama

Menerapkan penanganan yang inovatif dan berbeda dalam menyelesaikan masalah hama secara efektif

Perbedaan Antara Sarang Semut & Tabung Lumpur Rayap

3-MINUTES READ

  

Semut dan rayap memiliki banyak kesamaan: mereka berdua tinggal dalam koloni, menetap di bawah tanah atau di pepohonan, mereka menciptakan rumah mereka sendiri, mereka adalah musuh alami, dan mereka berdua adalah salah satu jenis hama rumah tangga yang menyebalkan dan berpotensi dalam menghancurkan rumah manusia.

Meskipun mereka memiliki banyak kesamaan, namun cara mereka dalam menyerang rumah dan jumlah kerusakan yang mereka lakukan cukup berbeda. Meskipun sulit untuk menentukan apakah Anda berurusan dengan masalah rayap atau semut tanpa bantuan profesional, berikut adalah beberapa cara yang akan membantu Anda membedakan antara sarang semut dan tabung lumpur rayap.

Penampilan

Salah satu cara untuk membedakan sarang semut dan tabung lumpur rayap adalah lewat penampilannya: Sarang semut tampak seperti tumpukan lumpur yang disebut sarang semut “anthill”. Sedangkan terowongan lumpur rayap adalah garis lurus yang berada di sepanjang struktur.

Kehadiran semut berarti ada koloni semut yang langsung berada di bawah tanah, dan ratu semut berada di dekatnya. Untuk menyingkirkan infestasi semut, jasa pengendalian hama profesional hama sering mencari anthills atau sarang semut, karena ini akan membantu mereka mengetahui dimana letak lokasi ratu semut.

Sebaliknya, kehadiran tabung lumpur tidak akan langsung membawa Anda ke koloni rayap, karena tabung lumpur ini digunakan untuk mengangkut sumber makanan dari permukaan ke koloni rayap di bawah tanah.

Inilah salah satu alasan mengapa melakukan pengendalian rayap pada tabung lumpur di dinding tidak mampu membasmi koloni rayap secara penuh, dan pemilik rumah akan mengalami masalah rayap berulang di bagian lain rumah cepat atau lambat. Pengendalian rayap yang tepat dan efektif adalah dengan mengendalikan dan membasmi sumber akar koloni rayap di bawah tanah.

Tabung lumpur datang dalam berbagai ukuran dan kekuatan.

Komposisi

Komposisi juga merupakan salah satu cara untuk membedakan tabung lumpur rayap dari sarang semut. Gundukan di atas sarang semut terbuat dari tanah atau tanah yang halus, sedangkan tabung lumpur rayap tersusun dari kotoran, air liur, dan kotoran.

Sarang semut sering terbentuk sebagai hasil semut yang menggali terowongan bawah tanah saat mereka memperluas koloni mereka. Mereka menyingkirkan tanah ekstra selama penggalian dengan membawa dan membuang tanah kembali ke pintu masuk sarang untuk menjaga sarang tetap bersih dan menyebabkan tanah terlihat menumpuk.

Sarang semut akan lebih lunak dan longgar karena terbuat dari tanah, pasir, atau tanah liat yang halus; beberapa mungkin berisi batuan atau batang kecil yang digunakan semut untuk membantu menguatkan bukit dari gangguan cuaca, tapi ini hanya untuk beberapa spesies semut yang melakukan hal demikian.

Namun, ini berbeda dengan tabung lumpur rayap karena tabung lumpur keras dan kokoh. Tabung lumpur dibentuk oleh rayap yang mencampur kotoran dengan air liurnya. Kemudian menjadi kokoh dan solid karena terpapar udara, namun tetap cukup lembab di dalam agar rayap bisa tumbuh subur.

Tabung lumpur membantu rayap bergerak di sekitar lapisan atas dengan mengunci kelembaban, yang diperlukan agar rayap tanah dapat bertahan. Ini juga membantu melindungi mereka dari deteksi predator seperti semut, yang merupakan musuh alami mereka. Tabung lumpur bisa meluas setinggi 15 kaki saat dibangun di dinding.

Spesies

Mengetahui perbedaan antara sarang semut dan tabung lumpur rayap juga penting dalam menentukan jenis hama rumah yang sedang Anda hadapi. Dan merupakan informasi penting yang akan sangat membantu spesialis pengendalian hama saat mereka menilai masalah hama di rumah Anda.

Ada dua jenis spesies rayap, dan mereka berperilaku berbeda satu sama lain. Tabung lumpur diciptakan oleh rayap tanah yang hidup di bawah tanah; Hal ini karena rayap tanah tidak dapat bertahan tanpa sejumlah besar kelembaban di sekitarnya, dan tabung lumpur membantu mereka mengunci kelembaban yang dibutuhkan. Ini berbeda dengan spesies rayap kayu kering, yang biasanya bersarang di furnitur kayu di dalam rumah dan bukan di bawah tanah.

Sedangkan untuk semut, kehadiran sarang semut bisa berarti Anda berhadapan dengan spesies semut yang berbahaya, seperti semut api, yang dengan kejam akan menggigit siapa saja yang mengganggu gundukan mereka. Bisa juga berupa gundukan semut tukang kayu yang merusak rumah dan bangunan dengan cukup baik. Perbedaan struktur gundukan akan membantu Anda menentukan jenis semut yang sedang Anda hadapi.

Mengingat sifat semut dan rayap yang serupa sebagai serangga sosial yang hidup di dalam koloni, sulit untuk membedakan satu sama lain, terutama jika Anda tidak mengetahui sifat biologis mereka. Namun, terlepas dari kesamaan, cara mereka berperilaku dan membangun koloni juga berbeda satu sama lain. Solusi dan rekomendasi untuk menyelesaikan masalah hama ini juga akan berbeda.

Dengan mengetahui perbedaan di antara dua hama ini, pemilik rumah dapat dengan mudah memberikan informasi ini kepada jasa pengendalian hama profesional untuk membantu mereka memecahkan masalah hama secara efektif.