tips pest control

Tips Mudah Mengendalikan Hama

Hubungi kami untuk survey hama gratis di 0 8001 333 777  atau isi form online

8 Cara Mudah Menghindari Gigitan Nyamuk Saat Bepergian

2-MINUTES READ

  

Siapa yang tidak suka berlibur? Berlibur merupakan sarana relaksasi yang sangat dibutuhkan oleh setiap orang untuk menghilangkan kepenatan dari aktivitas sehari-hari bersama dengan teman ataupun keluarga.

Namun ada satu serangga yang siap siaga merusak waktu liburan Anda. Ya, mereka adalah nyamuk!

Hama serangga yang menggigit ini tidak hanya menimbulkan rasa gatal pada kulit kita, tetapi mereka juga dapat menyebarkan berbagai penyakit berhabaya seperti malaria, demam berdarah dan virus Zika.

Untungnya ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan sebagai cara menghindari gigitan nyamuk yang berujung timbulnya bintik merah pada kulit yang disertai rasa gatal selama berlibur.

Bagaimana cara mencegah gigitan nyamuk?

Di bawah ini adalah cara-cara mudah dan sederhana untuk membantu Anda menghindari gigitan nyamuk saat berlibur:

1. Menghindari untuk bepergian ke daerah-daerah rawan penyakit bawaan dari nyamuk

Salah satu cara Anda dapat menghindari gigitan nyamuk saat bepergian adalah untuk memeriksa apakah tujuan liburan Anda aman dari bahaya nyamuk. Anda perlu memastikan bahwa Anda tidak bepergian ke daerah atau tempat di mana kasus penyakit yang ditularkan oleh nyamuk lebih banyak terjadi. 

Anda tidak perlu khawatir, organisasi seperti Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) dan organisasi kesehatan dunia (WHO) menyediakan semua informasi lengkap mengenai destinasi-destinasi potensi yang rawan akan penyakit bawaan nyamuk.

2. Mengenakan pakaian dengan warna terang

Tahukah Anda, bahwa nyamuk lebih tertarik pada warna yang gelap? Warna gelap diyakini lebih menarik nyamuk karena sesuai dengan waktu mereka yang paling aktif di waktu senja.

Oleh karenanya, mengenakan pakaian yang berwarna terang merupakan salah satu cara menghindari gigitan nyamuk yang paling baik.

3. Menggunakan lotion anti nyamuk

Dalam menghindari gigitan nyamuk selama bepergian, lotion anti nyamuk seringkali menjadi solusi terbaik untuk Anda!

Lotion anti nyamuk dapat dengan mudah Anda peroleh dari supermarket atau apotek terdekat dan hanya dapat di aplikasikan untuk area kulit yang terbuka.  Lotion anti nyamuk mengandung Diethyl-meta-toluamide atau DEET yang mengklaim sebagai bahan kimia yang efektif dalam menangkal gigitan nyamuk.

Merupakan ide yang baik apabila Anda menggunakan lotion anti nyamuk sebelum meninggalkan hotel atau apartemen - terutama pada waktu senja atau sore hari.

Selalu ikuti instruksi label produk dengan hati-hati dalam mengaplikasikan lotion anti nyamuk pada kulit Anda.

4. Hindari waktu-waktu tertentu dalam sehari

Secara umum nyamuk lebih aktif pada waktu senja atau subuh - meskipun hal ini mungkin berbeda tergantung jenis dan spesies nyamuk. Kondisi cuaca yang sejuk dengan sedikit angin membuat kondisi lebih menguntungkan bagi nyamuk.

Untuk menghindari gigitan nyamuk, ada baiknya merencanakan kegiatan apa pun yang mungkin Anda miliki di saat-saat ketika nyamuk kurang aktif.

5. Kenakanlah pakaian yang cocok

Lebih sering daripada tidak, nyamuk akan menggigit area kulit yang terbuka. Karena itu, sebaiknya Anda mengenakan pakaian lengan panjang untuk melindungi diri dari gigitan nyamuk.

Menggunakan baju dan celana panjang merupakan cara yang tepat dalam menghindari gigitan nyamuk pada kulit terbuka - khususnya ketika Anda bepergian ke area outdoor.

6. Menghilangkan genangan air

Siapa sangka jika meninggalkan ember dan sekop dari perjalanan ke pantai di teras rumah dapat menarik nyamuk?

Genangan air yang di temukan di dalam ember dapat menjadi tempat berkembang biak yang baik bagi nyamuk!

Anda dapat menghindari gigitan nyamuk dengan membuat tempat tinggal Anda kurang menarik bagi nyamuk dengan cara mengosongkan air dari gelas, mug, ember dan sekop di area outdoor.

7. Menggunakan jaring anti serangga

Berapa kali Anda terbangun dari tidur dan menemukan diri Anda dipenuhi dengan gigitan nyamuk? Saat malam hari ketika Anda sedang tidur terlelap, merupakan salah satu kondisi paling menguntungkan untuk nyamuk berburu makan.

Mencegah gigitan nyamuk dapat dilakukan dengan menggunakan jaring serangga.

Jika Anda khawatir tentang gigitan nyamuk saat bepergian, sebaiknya Anda memastikan bahwa akomodasi tempat Anda menginap memiliki kelambu di sekitar tempat tidur atau tirai di pintu dan jendela. 

8. Menjaga sirkulasi udara

Nyamuk bukan penerbang yang kuat (itulah sebabnya mereka lebih aktif selama senja dan fajar ketika ada sedikit angin).

Menjaga sirkulasi udara dengan menggunakan kipas angin atau AC adalah cara yang baik untuk menghindari gigitan nyamuk di dalam kamar.

Angin yang dihembuskan oleh kipas angin atau AC membuat mereka menjadi lebih sulit untuk terbang mendekat ke badan Anda. 

4 Penyakit berbahaya karena gigitan nyamuk

Jangan pernah menganggap remeh gigitan nyamuk selama Anda bepergian. Karena setidaknya ada 4 penyakit berbahaya karena gigitan nyamuk yang perlu Anda waspadai selama bepergian.

Berikut adalah nama penyakit, jenis nyamuk penyebab dan gejala umum yang dialami oleh penderita:

Nama penyakit Jenis nyamuk Gejala umum
Demam berdarah (DBD) atau dengue Aedes Aegypti

Gejala umum penderita demam berdarah atau dengue adalah:

  • Sakit kepala
  • Demam tinggi disertai muntah
  • Nyeri otot
  • Timbulnya ruam pada kulit

Sangat disarankan untuk penderita demam berdarah untuk dapat beristirahat dengan cukup, mengkonsumsi cukup cairan serta meminta pertolongan medis dari dokter.

Virus Zika Aedes Aegypti

Zika dan demam berdarah memiliki gejala yang hampir sama seperti:

  • Sakit kepala
  • Demam tinggi
  • Nyeri otot dan nyeri tulang

Virus zika dapat menyebabkan Microcephaly pada bayi atau cacat lahir - dimana kepala bayi akan berukuran lebih kecil dari yang diperkirakan hingga cacat neurologis lainnya.

Chikungunya Aedes Aegypti

Gejala awal virus chikungunya antara lain seperti:

  • Demam mendadak diikuti dengan nyeri sendi yang parah
  • Timbulnya ruam pada kulit
  • Sakit kepala atau mual
Malaria Anopheles

Jika Anda terkena gigitan nyamuk Anopheles dengan Malaria, gejalanya dapat berkembang dalam waktu sepuluh hari sampai sebulan setelah infeksi.

Gejalanya penyakit malaria meliputi:

  • Demam tinggi
  • Nyeri sendi dan otot
  • Muntah
  • Diare
  • Ikterus atau pewarnaan kuning yang muncul pada sklera dan kulit pada kasus yang serius

Keempat penyakit berbahaya yang disebutkan diatas memiliki potensi untuk merenggut nyawa apabila penderitanya tidak segera mendapatkan perotolongan medis dari dokter.

Mencegah lebih baik daripada mengobati! Ikuti dan bagi 8 tips cara mudah menghindari gigitan nyamuk ketika selama bepergian kepada teman dan keluarga Anda hari ini.